Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 28 Mei 2025 | 01.26 WIB

Perpisahan Emosional Persija Jakarta: 8 Pemain Kunci Dilepas, Siapa yang Akan Mengisi Kekosongan?

7 pemain berpamitan dari Persija Jakarta menyusul Marko Simic menandai akhir sebuah era di Macan Kemayoran. (@persija) - Image

7 pemain berpamitan dari Persija Jakarta menyusul Marko Simic menandai akhir sebuah era di Macan Kemayoran. (@persija)

JawaPos.com-Persija Jakarta melakukan langkah besar di bursa transfer dengan merombak skuad secara signifikan. Setelah musim Liga 1 2024/2025 resmi berakhir, Macan Kemayoran mengumumkan perpisahan dengan delapan pemain penting yang selama ini menjadi tulang punggung tim.

Nama pertama yang mengawali gelombang perpisahan adalah penyerang asal Kroasia Marko Simic. Striker yang telah menjadi ikon lini depan Persija itu pamit setelah menjalani masa bakti dalam dua periode berbeda bersama klub ibu kota.

Tak berselang lama, manajemen Persija menyusul dengan pengumuman resmi tujuh pemain lain yang dilepas. Mereka terdiri atas empat legiun asing Ondrej Kudela (Republik Ceko), Maciej Gajos (Polandia), Ramon Bueno (Spanyol), dan Pablo Andrade (Brasil). Serta tiga pemain lokal yaitu Syahrian Abimanyu, Muhammad Ferarri, dan Resky Fandi.

Langkah perpisahan ini disambut dengan penghormatan dan apresiasi dari pihak klub. Lewat unggahan di Instagram resmi @persija, klub menyampaikan pesan emosional.

"Terima kasih atas gemuruh kemenangan, pelukan saling menguatkan, dan canda tawanya. Tanamkan dalam hati, kita tetap Macan!" tulisnya.

Dari delapan nama tersebut, dua pemain dengan kontribusi paling konsisten secara kuantitatif adalah Ondrej Kudela dan Resky Fandi. Keduanya mencatat 82 penampilan bersama Persija.

Kudela, meski berposisi sebagai bek tengah, mampu mencetak 6 gol sejak direkrut pada musim 2022/2023. Sementara Resky, yang merupakan produk binaan akademi Persija, mulai menembus tim utama sejak 2019 dan menjadi bagian penting di lini belakang.

Di lini tengah, Maciej Gajos mencuri perhatian sebagai gelandang paling produktif dalam dua musim terakhir dengan torehan 8 gol dari 58 laga. Kontribusinya memberi warna tersendiri dalam permainan Persija.

Sementara itu, Ramon Bueno, pemain asal Spanyol yang baru bergabung awal musim ini, tampil stabil dalam 28 pertandingan. Dia memberikan keseimbangan di lini tengah meski masa baktinya singkat.

Pablo Andrade, bek asal Brasil yang didatangkan pada bursa transfer tengah musim, menunjukkan performa menjanjikan dalam 15 penampilan dan sukses menyumbang satu gol.

Dari jajaran pemain lokal, Syahrian Abimanyu juga menjadi sorotan. Dia mengakhiri masa pengabdian di Persija setelah lebih dari tiga musim, dengan catatan 78 laga dan 2 gol. Gelandang bertahan ini dikenal sebagai pemain yang tenang dan piawai mengatur tempo permainan.

Nama terakhir, Muhammad Ferarri adalah salah satu talenta muda terbaik Indonesia. Bek tengah yang juga andalan Timnas Indonesia itu mengemas 71 laga dan mencetak 2 gol sejak mencuat pada musim 2021. Kepergiannya meninggalkan lubang besar di lini pertahanan Persija.

Perpisahan dengan delapan pilar ini menandai awal dari era baru di tubuh Persija Jakarta. Manajemen bersiap menyusun ulang skuad untuk menghadapi musim 2025/2026 dengan ambisi baru. Meskipun para pemain ini tak lagi mengenakan kostum merah-oranye, mereka tetap dianggap sebagai bagian dari keluarga besar Macan Kemayoran.

Langkah ini sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa Persija tengah bersiap membangun tim yang lebih segar dan kompetitif untuk bersaing di papan atas Liga 1 musim depan.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore