Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 24 Mei 2025 | 01.29 WIB

Persib Bandung Bedol Desa, Pelatih Kiper Luizinho Passos Pamit dan Akhiri Lima Tahun Kebersamaan

Luizinho Passos resmi berpisah dengan Persib Bandung. (Dok. Persib)

JawaPos.com - Pelatih kiper Persib Bandung, Luizinho Passos, telah resmi mengumumkan kepergiannya dari Stadion Gelora Bandung Lautan Api sekaligus mengakhiri kiprahnya bersama Maung Bandung selama lima musim terakhir.

Luizinho Passos sudah bersama Persib sejak tahun 2020 dan tetap setia saat Maung Bandung berganti pelatih. Ini jadi sebuah kehilangan tersendiri karena dirinya merupakan aktor yang membuat kiper Persib tampil solid dalam beberapa musim terakhir.

"Hari ini, dengan berat hati, saya mengucapkan selamat tinggal pada momen yang sangat istimewa dalam hidup saya," ujar Passos dinukil dari laman Instagram pribadinya.

Pelatih asal Brasil itu menjelaskan bahwa tugasnya selama lima tahun sudah selesai. Saat ini keputusan terbaik adalah untuk bisa meninggalkan Maung Bandung meski baru saja meraih gelar juara.

"Lima tahun terakhir ini sangat intens dan tak terlupakan. Penuhi dengan gairah, dedikasi, dan rasa memiliki yang mendalam," imbuh Passos.

Passos sebenarnya cukup nyaman di Bandung apalagi Persib memiliki suporter yang fanatik. Pelatih berusia 50 tahun ini menyadari bahwa lima tahun bukan waktu yang singkat. Banyak pengalaman dan momen yang mereka habiskan bersama sebagai tim.

"Semuanya telah berubah sekarang, jadi saya memutuskan untuk meninggalkan klub. Saya tidak hanya mengucapkan selamat tinggal kepada sebuah klub, saya meninggalkan kota yang sudah menjadi rumah, kemudian orang-orang yang telah menjadi keluarga, dan basis suporter yang menunjukkan kepada saya arti sebenarnya dari cinta tanpa syarat," sambung Passos.

Pelatih asal Brasil tersebut juga menyampaikan terima kasih kepada manajemen yang telah memberikan kepercayaan dalam lima tahun terakhir. Selain itu, Passos juga memuji Bobotoh yang mampu membakar semangat tim di masa-masa sulit.

"Kepada para penggemar Bobotoh, saya ucapkan 'terima kasih' yang paling tulus dan emosional.  Kalian adalah penyemangat di saat-saat sulit, tepuk tangan di saat-saat kejayaan, penghibur di saat-saat kekalahan, dan selalu ada di sepanjang perjalanan," ujar Passos.

Sosok pelatih berlisensi A CBF ini kemudian mendapatkan kontrak jangka panjang di Persib hingga berakhirnya musim 2025. Selama di Persib ia menangani beberapa kiper, mulai dari I Made Wirawan, Teja Paku Alam, Fitrul Dwi Rustapa, Dhika Bayangkara, Kevin Ray Mendoza, Sheva Sanggasi, hingga Fitrah Maulana.

"Saya membawa serta setiap nyanyian, setiap bendera, setiap tatapan emosional dari tribun penonton. Saya merasa bangga telah mengenakan warna-warna ini dan merasa terhormat telah menjadi bagian dari kisah ini," sebut pelatih kelahiran 3 Maret 1975 ini.

Seperti yang diketahui, Passos datang ke Persib sejak era kepelatihan Robert Rene Alberts, ia didatangkan dari klub Borneo FC Samarinda. Ketertarikan Persib terkait rekam jejaknya melahirkan kiper-kiper hebat di bumi Borneo seperti Nadeo Argawinata, Muhammad Ridho, dan Gianluca Pandeynuwu.

Pada bagian terakhir Passos menghaturkan terima kasih untuk kepercayaan manajemen klub yang selama ini mempercayainya dalam kurun waktu lima tahun. Ia kini pergi dengan bangga, karena telah membantu beri titel dua bintang kepada lencana.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore