
Elias Dolah jadi pemain belakang paling kukuh milik Bali United. Kontribusi pada 2023 sangat positif dan membantu tim sampai berada di peringkat kedua klasemen. (Bali United)
JawaPos.com–Bek tengah andalan Bali United Elias Dolah dipastikan tidak akan memperpanjang kontrak bersama klub asal Pulau Dewata. Pemain berusia 32 tahun ini telah menjalani musim terakhir bersama Serdadu Tridatu dan akan menyudahi kebersamaan usai laga terakhir melawan Persebaya Surabaya di pekan ke-34 BRI Liga 1 2024/2025.
Didatangkan pada awal musim 2023/2024 dari Thailand, Dolah langsung menjadi pilar utama lini belakang Bali United. Dia kerap dipasangkan dengan Kadek Arel Priyatna dan sukses menciptakan duet yang cukup solid di jantung pertahanan.
Namun, seiring habisnya kontrak pada akhir Mei 2025, Elias Dolah memilih untuk kembali ke Thailand. Bukan untuk kembali memperkuat Port FC, klub lamanya yang juga kini dibela Asnawi Mangkualam, melainkan merapat ke juara Thai League 1 2024/2025, Buriram United.
Buriram menjadi tujuan realistis bagi Dolah bukan hanya karena mereka adalah kampiun liga domestik. Mereka juga karena keikutsertaan di kompetisi AFC Champions League Elite 2025/2026 yang lebih bergengsi.
Keputusan ini sekaligus memperbesar peluangnya untuk kembali memperkuat Timnas Thailand. Dia sempat kehilangan tempat saat tim masih ditangani Alexandre Polking.
Menariknya, Dolah akan bergabung dengan Shayne Pattynama, bek sayap Timnas Indonesia yang baru saja mengakhiri kontrak lebih awal dengan klub Belgia, KAS Eupen. Shayne disebut tengah dalam proses akhir negosiasi dan siap menjalani tes medis bersama Buriram United dalam waktu dekat.
Shayne dijadwalkan terbang ke Bali untuk mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia jelang agenda internasional. Kehadiran dua pemain berdarah Asia Tenggara ini tentu akan menambah kekuatan Buriram yang tengah membidik dominasi regional.
Meski belum secara gamblang mengonfirmasi kepindahannya ke Buriram, Elias Dolah membenarkan bahwa dia akan segera meninggalkan Indonesia.
“Kontrak saya akan habis akhir bulan ini. Masih ada satu pertandingan tersisa. Thailand adalah rumah saya. Ada beberapa klub yang tertarik, salah satunya Buriram, tapi belum resmi saya umumkan,” ujar Elias Dolah.
Dolah mengungkapkan kedatangannya ke Bali United dua tahun lalu tak lepas dari ajakan pelatih Stefano Teco Cugurra. Teco berperan besar meyakinkannya untuk meninggalkan Thailand dan menjajal kompetisi Indonesia.
“Coach Teco-lah yang pertama kali menghubungi saya dan meyakinkan saya untuk datang ke Bali United. Saya langsung menerima tawaran itu. Sekarang dia juga akan pergi, dan saya doakan yang terbaik untuknya,” kata pemain yang juga sempat bermain di Liga Swedia ini.
Dia pun mengaku bangga bisa bermain di klub sebesar Bali United yang menurutnya memiliki infrastruktur terbaik di Tanah Air.
“Saya bangga pernah jadi bagian dari klub ini. Manajemen profesional, fasilitas latihan modern, stadion megah, dan fans yang luar biasa. Saya yakin Bali United akan kembali meraih sukses di masa depan,” tambah Elias Dolah.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
