
Simon Tahamata digadang-gadang menjadi bagian dari Timnas Indonesia. (Media Ajax)
JawaPos.com–Legenda sepak bola Belanda berdarah Maluku, Simon Tahamata dilaporkan jadi nama terbaru yang akan bergabung dengan Timnas Indonesia. Dia disebut-sebut mengisi satu posisi strategis dalam pengembangan skuad Garuda agar lebih baik.
Isu itu dimunculkan media Belanda Voetbal Primeur, yang menyebut Simon Tahamata akan bergabung dengan Timnas Indonesia. Namun, posisi yang akan ditempati olehnya bukan Direktur Teknik PSSI, yang selama ini disebut dalam pencarian.
Simon Tahamata dilaporkan akan menjadi Kepala Pencari Bakat PSSI. Dia ditugaskan federasi untuk mencari dan menemukan talenta-talenta hebat untuk memperkuat Timnas Indonesia.
"Simon Tahamata telah menemukan tantangan baru yang hebat. Mantan pemain Ajax dan timnas Belanda itu akan menjadi Kepala Bidang Pencari Bakat Timnas Indonesia," tulis Voetbal Primeur dalam laporannya, pada Senin (19/5).
"Dia akan bekerja di sana (di Indonesia) dengan pelatih (tim) nasional (Indonesia) Patrick Kluivert, yang akan dibantu asisten Denny Landzaat dan Alex Pastoor. Sebuah langkah yang indah Simon Tahamata. Semoga beruntung!" tambah berita Voetbal Primeur.
Simon Tahamata bukanlah sosok asing. Dia merupakan mantan pemain profesional yang memiliki darah Indonesia. Tepatnya dari Maluku, yang merupakan tanah dan asal kedua orang tuanya.
Simon Tahamata sendiri lahir di Vught, Belanda dan besar di negaranya. Tapi dia tak pernah melupakan Maluku.
Sepanjang karirnya, Simon Tahamata terbilang cukup gemilang. Saat menjadi pemain, dia pernah memperkuat klub-klub seperti NAC Breda dan Ajax Amsterdam, serta menjadi penggawa Timnas Belanda. Simon dikenal punya kecepatan dan kemampuan teknis termasuk menggiring bola yang luar biasa.
Tak hanya cemerlang sebagai pemain, Simon Tahamata juga punya rekam jejak ciamik sebagai pelatih. Fokusnya adalah pembinaan usia muda dengan pernah menjadi pelatih untuk akademi Ajax, Al Ahli, dan Standard Liege.
Pada awal Patrick Kluivert bergabung, nama Simon Tahamata pun sering dikaitkan dengan Indonesia. Dua bahkan disebut-sebut layak menjadi Direktur Teknik PSSI, karena punya darah Indonesia dan kapasitas yang cocok. Namun isu itu tak pernah menjadi kenyataan karena PSSI menyatakan masih mencari.
Tapi seandainya Simon Tahamata jadi bergabung, meski bukan sebagai Dirtek PSSI, dia akan mengikuti jejak Patrick Kluivert dan juga Jordi Cruyff sebagai legenda sepak bola Belanda yang menjadi bagian Timnas Indonesia. Jordi sebelumnya telah diumumkan sebagai penasihat teknis Garuda, untuk membantu Patrick Kluivert.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
