
Pemain PSIS Semarang, Gali Freitas (tengah) ketika dikawal Bruno Moreira dalam lanjutan Liga 1. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Persaingan di papan bawah klasemen Liga 1 Indonesia 2024/2025 makin memanas menjelang akhir musim. Hanya tersisa dua pekan lagi, dan lima tim sedang berjibaku menghindari jurang degradasi.
Persis Solo, Madura United, Semen Padang, Barito Putera, dan PSS Sleman jadi lima tim yang paling terancam turun kasta. Menariknya, dua dari lima klub ini merupakan rival klasik Persebaya Surabaya di era perserikatan.
Persis Solo dan PSIS Semarang adalah dua tim legendaris yang punya histori panjang melawan Persebaya Surabaya. Sayangnya, PSIS Semarang sudah dipastikan terdegradasi lebih dulu dari Liga 1 musim ini.
Kini tinggal menunggu siapa dua tim lagi yang akan menyusul PSIS Semarang ke Liga 2 musim depan. Persaingan di papan bawah pun makin brutal karena rata-rata harus menghadapi tim kuat di sisa laga.
Laga pekan ke-33 akan jadi penentu nasib bagi lima tim tersebut. Akhir pekan ini bakal jadi momen menegangkan yang sangat menentukan masa depan mereka.
Barito Putera akan menjamu PSM Makassar di Stadion Demang Lehman, Sabtu (17/5/2025) pukul 15.30 WIB. Laga ini bakal jadi ujian berat bagi Barito yang wajib menang demi menjaga peluang bertahan.
Barito saat ini masih berada di zona aman, tapi posisi mereka belum sepenuhnya aman dari kejaran tim lain. PSM Makassar sendiri bukan lawan mudah karena punya kualitas pemain dan pengalaman yang lebih unggul.
Di laga lain, Madura United akan menghadapi tantangan berat saat bertandang ke markas Bali United. Pertandingan akan digelar Sabtu (17/5/2025) pukul 15.30 WIB di Stadion Kapten I Wayan Dipta.
Bali United tentu tak akan melepas laga ini begitu saja karena masih punya ambisi di papan atas. Madura United harus tampil total demi menjaga kans tetap bertahan di Liga 1.
Pada malam harinya, PSS Sleman akan menjamu Persija Jakarta di Stadion Maguwoharjo. Kick-off dijadwalkan Sabtu (17/5/2025) pukul 19.00 WIB.
PSS harus tampil habis-habisan karena Persija bukan lawan sembarangan dengan materi pemain bertabur bintang. Jika gagal menang di kandang, posisi PSS akan makin terancam masuk zona merah.
Di jam yang sama, Persis Solo akan menjamu Dewa United di Stadion Manahan, Solo. Pertandingan ini bisa jadi penentu masa depan Persis di Liga 1 musim depan.
Sebagai rival Persebaya Surabaya di era perserikatan, Persis tentu tak ingin mengikuti jejak PSIS yang sudah lebih dulu terdegradasi.
Mereka harus memaksimalkan keuntungan bermain di kandang untuk mengamankan tiga poin.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
