Jakarta International Stadium (JIS) pada malam hari. (Haritsah Almudatsir/Jawa Pos)
JawaPos.com - Jakarta International Stadium (JIS) terasa sangat angker untuk tim-tim tamu saat menghadapi Persija Jakarta. Tim tuan rumah Macan Kemayoran tak pernah merasakan yang namanya kalah, bahkan persentase kemenangannya mencapai 100 persen.
Pada Liga 1 Indonesia 2024/2025, Persija tercatat sudah memainkan lima pertandingan kandang di JIS. Terbaru adalah saat menjamu Bali United FC pada pekan ke-32, Sabtu (10/5).
Hasilnya, Persija Jakarta sukses menyikat tamunya dari Pulau Dewata dengan tiga gol tanpa balas. Gustavo Almeida menjadi bintang laga dengan mencetak dua gol ke gawang Bali United FC, sementara satunya dicatatkan atas nama Witan Sulaeman.
Hasil itu membuat Persija kembali ke jalur kemenangan. Macan Kemayoran bisa menang lagi setelah dua laga terakhirnya menelan kekalahan beruntun, masing-masing dari Semen Padang FC (0-2) dan Borneo FC Samarinda (0-1).
Selain itu, kemenangan 3-0 atas Bali United FC membuat keangkeran Persija di JIS tetap terjaga. Persentase menang 100 persen Macan Kemayoran pada musim ini terus berlanjut.
Sebelumnya, Persija Jakarta sudah empat kali main di JIS dan semuanya berbuah kemenangan. Pertama adalah pada pekan pembuka melawan PS Barito Putera (10/8/2024), di mana Macan Kemayoran menang 3-0. Gustavo mencetak hattrick di laga tersebut.
Kemudian pada pekan ketiga melawan Persis Solo. Saat itu Persija Jakarta menang 2-1 berkat brace Ryo Matsumura dalam pertandingan yang berlangsung pada 24 Agustus 2024.
Setelah itu, Persija tak bisa lagi bermain di JIS. Macan Kemayoran menjajal sejumlah stadion sebagai kandang, mulai dari Stadion Utama Gelora Bung Karno, Stadion Sultan Agung Bantul, Stadion Pakansari, Stadion Patriot Candrabhaga, hingga Indomilk Arena.
Persija baru bisa kembali ke JIS pada pekan ke-16 saat melawan PSS Sleman pada 21 Desember 2024. Kemenangan kembali diraih, kali ini dengan skor 3-1, dengan Gustavo bikin hattrick lagi.
Kemudian pada pekan ke-19, Persita Tangerang jadi korban berikutnya. Pendekar Cisadane kalah 0-2 dari Persija berkat gol Marko Simic dan Rayhan Hannan.
Lantas, apa yang membuat Persija selalu menang di JIS? Ricky Nelson sebagai karteker Persija Jakarta, menjelaskan bahwa JIS memiliki atmosfer yang sangat berbeda, yang tak dimiliki stadion lain.
"JIS ini bagi saya atmosfernya enak sekali ya. Suara penonton kalau ketika lawan corner itu bisa benar-benar mengganggu konsentrasi mereka dan kita juga merasa benar-benar dekat dengan suporter," kata Ricky Nelson.
"Jadi itu yang membuat saya pikir anak-anak itu benar-benar seperti ada ekstra tenaga untuk melakukan bermain sampai 90 menit," tambahnya.
Menurut Ricky Nelson, atmosfer tersebut hanya bisa dirasakan di JIS. Sehingga, Persija Jakarta jadi semakin semangat, dan tim lawan jadi semakin terasa terintimidasi sehingga kemenangan bisa diraih.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
