Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 13 Mei 2025 | 17.40 WIB

Robertino Pugliara, Mantan Bintang Persebaya Surabaya yang Lebih Pilih Menjadi Penerjemah

Robertino Pugliara, mantan pemain Persebaya Surabaya, kini beralih profesi sebagai penerjemah di PSBS Biak. (Dok. PSBS Biak) - Image

Robertino Pugliara, mantan pemain Persebaya Surabaya, kini beralih profesi sebagai penerjemah di PSBS Biak. (Dok. PSBS Biak)

JawaPos.com - Banyak klub Indonesia yang diperkuat Robertino Pugliara semasa aktif bermain. Tapi, ada satu klub yang tidak bisa dia lupakan: Persebaya Surabaya. 

 Pria asal Argentina itu memang hanya semusim membela Green Force. Tepatnya pada Liga 1 2018. Tapi, itu sekaligus jadi musim terakhirnya sebagai pemain profesional. Dia pensiun pasca mendapat cedera lutut. 

 Selama cedera, pihak klub menanggung semua biaya perawatan. Bahkan, perawatan terus dilanjutkan meski kontraknya bersama klub sudah habis. "Saya selalu berterima kasih kepada manajemen Persebaya. Ke depan, semoga saya bisa bekerja sama lagi dengan mereka," katanya kepada Jawa Pos. 

 Pugliara memang punya banyak memori di Persebaya. Dia mengaku betah meski hanya semusim bersama Green Force. "Yang paling saya ingat adalah saat saya mencetak gol kemenangan atas Perseru Serui di laga perdana Liga 1 2018. Lalu menyanyikan Song for Pride bersama Bonek di akhir laga," beber pria yang akrab disapa Papito itu. 

 Kini, Pugliara sudah punya pekerjaan baru. Dia menjadi penerjemah di PSBS Biak. Profesi yang jarang ditekuni oleh mantan pemain. Lantas, apa alasan Pugliara menjadi penerjemah? "Sebenarnya saya tidak pilih profesi itu (penerjemah). Tapi karena diminta tolong oleh manajemen dan staf pelatih, ya saya tidak bisa menolak," kata pria 40 tahun itu. 

 Dia sama sekali tidak masalah dengan profesi itu. Apalagi, tidak banyak tantangan yang dia hadapi sebagai penerjemah. "Hanya kadang-kadang kalau ada kata yang kurang pas dari pelatih, saya harus cari kata lain agar semua orang bisa mengerti maksud ucapannya," beber Pugliara. 

 Untuk saat ini dia masih menikmati profesi barunya itu. Tapi, ada kemungkinan dia banting setir sebagai pelatih. "Saya belum punya lisensi pelatih. Tapi kerja bersama tim pelatih PSBS membuat saya tertarik terjun sebagai pelatih. Ke depan, saya ounya rencana untuk ambil lisensi," tutupnya.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore