
Skuad Persik Kediri melakukan doa bersama di Gate 13 sebelum official training sebagai penghormatan kepada korban Tragedi Kanjuruhan. (Dok. Persik)
JawaPos.com - Ada yang berbeda dilakukan skuad Persik Kediri sebelum melakukan official training di Stadion Kanjuruhan, Malang kemarin (10/5) sore. Ze Valente dkk terlihat mendatangi Gate 13. Lokasi korban terbanyak dalam Tragedi Kanjuruhan 1 Oktober 2022 lalu.
Seluruh skuad Persik melakukan doa bersama di depan pintu tersebut. Selain itu, karangan bunga juga mereka letakkan tepat di depan Gate 13. ''Karena ini pertandingan pertama setelah tragedi itu, kami doa bersama di sini. Harapan kami semoga besok (hari ini) suasana bagus,'' jelas pelatih Persik Divaldo Alves.
Tidak hanya berdoa di Gate 13, skuad Persik juga berdoa bersama di tengah lapangan. Melingkar, mendoakan 135 korban melayang dalam tragedi usai pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya tersebut. ''Semoga arwah para korban bisa diterima di sisi-Nya,'' tambah pemain Persik Adi Eko.
Adi Eko berharap Tragedi Kanjuruhan jadi yang terakhir terjadi di sepak bola Indonesia. Dia berharap semua pihak bisa saling menjaga agar tragedi tersebut tidak terulang lagi. ''Sepak bola harus aman untuk semua,'' tuturnya.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Timnas Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026: The Maroons Terancam Gagal Start Sempurna
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Pembuktian Magis Christian Pulisic
Daftar Pemain Swedia dan Tunisia di Piala Dunia 2026
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Maroko: Vinicius Junior dan Achraf Hakimi Siap Saling Sikut di Piala Dunia
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Prediksi Skor Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026: Der Panzer Siap Menggila di Laga Perdana
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
