Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 8 Mei 2025 | 02.41 WIB

PT LIB Akan Temui Kepolisian Akhir Mei, Baru Putuskan Regulasi Suporter Tim Tamu untuk Liga 1 Musim Depan

The Jakmania satu tribun dengan Bonek di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (12/4/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

The Jakmania satu tribun dengan Bonek di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (12/4/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com - PT Liga Indonesia Baru (LIB) masih terus melakukan pendalaman terkait rencana dan keinginannya untuk mengizinkan kehadiran suporter tim tamu untuk Liga 1 Indonesia 2025/2026. Operator kompetisi itu akan menemui pihak kepolisian terlebih dahulu sebelum membuat keputusan.

PT LIB sebelumnya berencana untuk mencabut larangan suporter tim tamu. Pencabutan itu dilakukan untuk Liga 1 musim depan sehingga pertandingan bisa berjalan normal lagi.

LIB sebagai operator pun menyiapkan rencana. Salah satunya dengan diluncurkannya aplikasi Sobat Liga, yang dilengkapi fitur rekam wajah sehingga dapat mengidentifikasi seluruh penonton yang hadir, baik suporter tuan rumah maupun tamu.

Namun, wacana PT LIB itu tak sepenuhnya dapat sambutan positif dari PSSI. Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengatakan, federasi dan FIFA melihat suporter tamu masih rawan.

PSSI belum memberikan lampu hijau untuk suporter tamu. Tapi, federasi menyerahkan sepenuhnya kepada PT LIB dan klub apabila ingin tetap mencabut aturan yang sudah berlangsung sejak musim 2023/2024 tersebut mulai musim depan.

Tapi syaratnya PT LIB dan klub harus bertanggung jawab penuh terhadap seluruh laga. Termasuk apabila ada kericuhan suporter, yang sampai menimbulkan tragedi dan menghilangkan nyawa orang.

Menyikapi itu, Ferry Paulus selaku Direktur Utama PT LIB mengatakan bahwa semua rencana terkait suporter tim tamu masih dalam proses pengkajian. Tapi mereka optimistis aturan lama bisa dicabut.

"Ya, LIB masih dalam proses pendalaman, yang pasti kita juga percaya diri, seperti yang kita launching kemarin sobat liga, di mana itu sebuah jawaban, untuk memenuhi kewajiban suporter away bisa hadir," kata Ferry Paulus di Kantor LIB, Rabu (7/5).

"Dan tanda tanya besarnya adalah, apakah suporter away bisa lepas dari pikiran rivalitas ini, dan ini masih belum tahu, kita masih pendalaman," tambahnya.

PT LIB pun dalam waktu dekat berencana melakukan pertemuan dengan pihak kepolisian terkait kemungkinan kehadiran suporter tim tamu untuk Liga 1 Indonesia 2025/2026.

"Akhir Mei ini akan kita ketemu pihak kepolisian, untuk persiapan musim depan, harapan kami tentu suporter away bisa datang, agar lebih menggeliat," jelas Ferry Paulus.

Regulasi larangan suporter tim tamu datang ke stadion telah diterapkan oleh PT LIB di Liga 1 dalam dua musim terakhir. Aturan itu dibuat berdasarkan kesepakatan dengan PSSI, induk sepak bola Tanah Air.

PT LIB dan PSSI menerapkan aturan itu sebagai bagian dari upaya transformasi sepak bola Indonesia. Namun dalam praktiknya, masih banyak suporter tamu yang melanggar dan tetap datang ke markas tuan rumah. 

PSSI melalui Komite Disiplin (Komdis) pun hanya memberikan sanksi berupa denda kepada tim tuan rumah selaku penyelenggara pertandingan, dan juga tim tamu yang suporternya nekat hadir.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore