Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 7 Mei 2025 | 04.40 WIB

PSSI Kepikiran Gelar Turnamen Mini Pas FIFA Matchday September, Lebanon dan Malaysia Jadi Opsi

Anggota Komite Eksekutif (Exco) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Arya Sinulingga - Image

Anggota Komite Eksekutif (Exco) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Arya Sinulingga

JawaPos.com–Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) mulai merancang agenda dan jadwal Timnas Indonesia setelah menjalani putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Federasi kepikiran untuk mengadakan turnamen mini pada September.

Timnas Indonesia sudah lama tak melakoni pertandingan uji coba dalam FIFA Matchday. Terakhir kali Garuda berlaga dalam laga persahabatan tersebut adalah pada 2 Juni melawan Tanzania.

Namun, uji coba tersebut tak resmi dan tak masuk dalam kalender resmi FIFA. Sebab, hanya sebatas pemanasan jelang meladeni Irak dan Filipina dalam dua laga pamungkas putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Pertandingan resmi terakhir yang dijalani Timnas Indonesia adalah 8 September 2023 melawan Turkmenistan. Kala itu laga digelar di Jakarta dan Garuda menang 2-0.

Setelah itu, Timnas Indonesia sibuk menjalani pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 dari putaran pertama hingga saat ini. Terdekat Garuda masih memiliki dua laga terakhir di grup C putaran ketiga dengan menantang Tiongkok (5/6) dan Jepang (10/6).

Setelah Juni beres, FIFA Matchday periode September akan kosong. Ini jadi kesempatan bagi Timnas Indonesia untuk melakukan uji coba resmi biasa, tanpa ada beban apapun.

Nah, PSSI coba memanfaatkan kekosongan itu dengan menggelar turnamen kecil-kecilan. Federasi ingin mengundang beberapa negara untuk mengisi kekosongan itu untuk beruji coba.

Terkait lawan, Lebanon dan Malaysia seperti yang beredar dalam beberapa hari belakangan, dikonfirmasi oleh Arya Sinulingga, selaku anggota komite eksekutif (Exco) PSSI.

"Ada ide seperti itu. Ada beberapa negara yang mulai kita tawarkan untuk main di Indonesia," kata Arya.

"Ada Lebanon, bisa juga. Ada, isunya ada Malaysia kali ya. Mungkin juga. Tapi kita belum tahu, karena masih proses-proses. Karena September masih lama, ini masih Mei, jadi kita masih nunggu nih," imbuh Arya Sinulingga dalam YouTube-nya, dipetik Selasa (6/5).

Nasib Timnas Indonesia di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia masih abu-abu. Saat ini Garuda ada di posisi empat klasemen grup C dengan 9 poin. Terpaut empat angka dari Australia di posisi kedua dan sebiji poin dari Arab Saudi di urutan ketiga. Timnas Indonesia juga unggul tiga poin dari Bahrain dan Tiongkok di dua posisi terbawah grup C.

Nah dua laga periode Juni sangat krusial karena bisa menentukan nasib Timnas Indonesia. Jika bertahan di posisi tiga dan empat, Garuda akan melanjutkan perjuangan di putaran keempat, yang dimulai pada Oktober 2025.

Sementara jika berhasil menjadi runner-up grup C, Timnas Indonesia akan lolos langsung ke Piala Dunia 2026. Agenda hingga ajang tersebut pun lowong.

Begitu pula jika Timnas Indonesia ada di urutan kelima dan keenam. Mereka tak akan memiliki agenda Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia lagi.

"Kami masih nunggu tahapan-tahapan berikutnya. Atau negara lain juga ada bisa supaya kita punya pertandingan-pertandingan yang membuat situasi, kondisi tetap terjaga ritme pemain-pemain kita," jelas Arya.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore