Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 6 Mei 2025 | 06.33 WIB

Paul Munster Sayangkan Banyak Peluang Persebaya Surabaya Terbuang, Divaldo Alves Puji Determinasi Persik Kediri

Laga Persebaya vs Persik. - Image

Laga Persebaya vs Persik.

JawaPos.com - Persib Bandung resmi menjadi juara back-to-back Liga 1. Tanpa perlu berlaga, Maung Bandung-julukan Persib-resmi merengkuh gelar juara musim ini kemarin sore. Itu terjadi karena hasil laga di Stadion Brawijaya, Kediri.

Duel antara Persik Kediri melawan Persebaya Surabaya berakhir imbang 3-3. Hasil imbang itu membuat Green Force hanya mengumpulkan 54 poin. Sama dengan Dewa United yang ada di posisi kedua.

Dengan sisa tiga laga, selisih 10 poin dari Persib tidak akan mampu dikejar oleh dua tim di bawahnya. Maka wajar jika pelatih Persebaya Paul Munster begitu geram dengan hasil imbang tersebut.

"Kami punya banyak sekali kesempatan untuk mencetak gol. Ada tujuh atau delapan peluang bersih. Tapi gagal menjadi gol," kecam Munster.

Ucapan Munster memang benar. Dari statistik PT Liga Indonesia Baru, Green Force melepaskan delapan shot on goal. Tapi hanya tiga yang berbuah gol. Lima diantaranya ditepis oleh kiper Persik Leonardo Navacchio. "Kami sangat menyayangkan hal itu. Karena itu, kami harus mendapat hasil imbang. Tapi inilah sepak bola," jelas pelatih 43 tahun itu.

Green Force sejatinya sempat memimpin 3-2 di penghujung laga. Tiga gol dicetak oleh Bruno Moreira di menit 34', Flavio Silva (45'), dan Malik Risaldi (48'). Dua gol balasan tuan rumah dibukukan Ramiro Fergonzi di menit 38' dan Ze Valente (53'). Sial bagi Persebaya, Ramiro mencetak brace sekaligus gol penyeimbang di menit 90+6'.

Hasil ini membuat Green Force gagal naik ke posisi kedua. Padahal, mereka punya target untuk berlaga di kompetisi Asia musim depan. Finis sebagai runner up akan membawa mereka menuju babak playoff AFC Challenge League 2025-2026.

"Saya tidak mau memikirkan hal itu. Saya fokus untuk tiga laga sisa," tegas Munster.

Gol akhir Persik tak hanya gagalkan kemenangan Persebaya, tapi juga pastikan Persib jadi juara Liga 1.(@officialpersebaya)

Divaldo Puji Determinasi Pemainnya

Sebaliknya, pelatih Persik Kediri Divaldo Alves puas meski hanya mampu meraih hasil imbang dalam laga kali ini. Dia menyebut bahwa hasil itu diraih karena anak asuhnya tampil tidak kenal lelah.

"Babak kedua, Persebaya memang tampil jauh lebih bagus. Tapi saya senang anak-anak mampu tampil dengan determinasi tinggi. Mereka semua bertekad untuk tidak mau kalah di laga kali ini. Dan itu bagus," kata pelatih asal Portugal itu. Tapi, masih ada faktor lain yang membuat anak asuhnya tampil garang sampai menit akhir.

"Itu adalah karena dukungan langsung dari suporter. Saya sangat berterima kasih atas dukungan yang diberikan oleh Persikmania. Meraka sangat luar biasa," papar Divaldo. Striker Persik Ramiro Fergonzi juga menyatakan hal serupa. Dia mampu mencetak dua gol juga berkat dukungan masif dari suporter.

"Saya bahagia karena mampu mencetak dua gol. Saya harus berterima kasih kepada suporter yang mau datang dan mendukung kami. Kami mampu menunjukan bahwa kami tidak mau kalah," tegas bomber asal Argentina itu. Divaldo juga meminta maaf kepada Bonek.

"Karena kami mencetak gol dan membuat Persebaya gagal menang. Saya memang punya hubungan baik dengan Persebaya, tapi saya harus profesional," tutup mantan pelatih Persebaya itu.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore