Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 30 April 2025 | 03.42 WIB

Pecat Gilbert Agius, PSIS Semarang Berharap pada Muhammad Ridwan untuk Kebangkitan Tim

Gilbert Agius. (Dok. PSIS Semarang) - Image

Gilbert Agius. (Dok. PSIS Semarang)

JawaPos.com–Buntut hasil buruk yang diderita PSIS Semarang membuat manajemen klub mengambil tindakan. PSIS Semarang resmi mengakhiri kontrak pelatih Gilbert Agius setelah tak kunjung mendapat hasil yang maksimal di Liga 1.

PSIS Semarang gagal meraih kemenangan dalam 10 pertandingan terakhir. Nasib Laskar Mahesa Jenar juga makin tak menentu setelah terperosok ke zona degradasi. PSIS menunjuk legenda klub, Muhammad Ridwan, untuk memimpin skuad sampai akhir musim.

Manajemen PSIS mengeluarkan rilis resmi di situs resmi klub yang menyebutkan PSIS kini tidak lagi menggunakan jasa Gilbert Agius untuk sisa pertandingan di Liga 1 musim 2024-25. Hasil buruk dan rentetan kekalahan disebut-sebut jadi biang pemecatan pelatih berkebangsaan Malta itu dari kursi pelatih kepala.

Agung Buwono selaku Direktur Utama PSIS menunjuk asisten pelatih Muhammad Ridwan, sambil berharap bisa memetik hasil positif untuk tetap bertahan di Liga 1 musim depan.

"Hari ini kami mengambil keputusan untuk tidak lagi bekerjasama dengan coach Gilbert Agius karena hasil yang tidak sesuai harapan dari manajemen. Manajemen sangat menghargai kebersamaan dengan pelatih Gilbert Agius bersama PSIS selama dua tahun lebih. Dan kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi coach Gilbert Agius selama ini. Di sisa musim ini, coach Ridwan akan menjadi caretaker PSIS dengan harapan bisa memperbaiki posisi," tulis rilis resmi klub.

PSIS Semarang kalah telak 2-5 dari tim tamu Borneo FC pada pekan ke-30 di Stadion Jatidiri pada Jumat (25/4). PSIS Semarang juga tak mampu meraih kemenangan sehingga membuatnya masih tertahan di zona degradasi.

PSIS Semarang saat ini masih bertengger di peringkat ke-17 klasemen sementara. Masing-masing dari 6 kali menang, 7 kali imbang, dan 17 kali kalah. PSIS Semarang juga jadi tim dengan catatan gol terburuk dibanding 17 kontestan Liga 1 lainnya. Sudi Abdallah cs hanya sanggup mencetak 26 gol.

Gilbert Agius direkrut PSIS Semarang pada tanggal 15 Februari 2023 seperti yang dirilis di Transfermarkt. Gilbert Agius memiliki pengalaman melatih klub lokal Malta, Valetta, sejak 2012 sampai 2020.

Gilbert Agius juga mendapat kepercayaan untuk melatih timnas Malta U-21 selepas dari Valetta. Namun hanya bertahan beberapa bulan, Gilbert Agius naik tingkat melatih tim senior Malta pada 2023.

Pelatih berusia 51 tahun itu jadi korban berikutnya dari ganasnya kompetisi Liga 1 kepada pelatih-pelatih klub kontestan. Gilbert Agius menyusul sederetan pelatih-pelatih lain yang diputus kontrak oleh hampir sebagian besar klub-klub Liga 1.

PSIS Semarang kini berharap pada sosok Muhammad Ridwan. Pelatih yang juga merupakan legenda klub PSIS Semarang itu dituntut tugas berat untuk mengangkat moral dan mental pemain PSIS Semarang agar bisa bangkit dan selamat dari zona degradasi.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore