Madura United siap tampil habis-habisan menghadapi Arema FC. (Media Madura United)
JawaPos.com — Laga panas bertajuk Derby Jawa Timur antara Arema FC melawan Madura United akan tersaji di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (24/4/2025) malam. Pertandingan tunda pekan ke-28 Liga 1 Indonesia 2024/2025 ini dipastikan menjadi panggung pertaruhan harga diri sekaligus nasib kedua tim di klasemen.
Arema FC datang dengan motivasi tinggi untuk memperbaiki posisi mereka di papan klasemen. Saat ini, Singo Edan bertengger di peringkat ke-8 dengan koleksi 42 poin dan masih punya peluang finis di lima besar.
Meski sudah tidak punya peluang juara, Arema FC tidak ingin melepas laga ini begitu saja. Apalagi, mereka berambisi menutup musim dengan posisi yang lebih terhormat.
Sementara itu, Madura United justru datang dengan beban besar di pundak. Mereka kini berada di posisi ke-15 klasemen dengan 27 poin, hanya satu strip di atas zona degradasi.
Laskar Sape Kerrap tentu akan tampil habis-habisan demi mengamankan tiga poin krusial. Kemenangan bisa membawa mereka menjauh dari kejaran PSIS Semarang yang hanya terpaut dua poin.
Pelatih Madura United, Angel Alfredo Vera, menegaskan anak asuhnya siap tampil fokus dan tidak meremehkan kekuatan lawan. Ia menyebut lini depan Arema FC sangat berbahaya dan bisa mencetak gol dari berbagai situasi.
Arema FC saat ini tercatat sebagai tim paling produktif ketiga di Liga 1 dengan total 49 gol. Nama Dalberto Luan menjadi momok menakutkan dengan torehan 15 gol musim ini.
Pada pertemuan pertama musim ini, Madura United menelan kekalahan pahit 2-4 di kandang sendiri.
Kekalahan itu menjadi cambuk semangat bagi Lulinha dan kolega untuk membalas dendam dan tidak mengulang kesalahan yang sama.
Di sisi lain, pelatih Arema FC, Ze Gomes, menegaskan timnya tetap mengusung target tinggi. Ia menyebut motivasi para pemain untuk meraih tiga poin tidak berkurang meski posisi relatif aman dari degradasi.
Ze Gomes ingin pasukannya menjaga integritas kompetisi dengan tampil maksimal. Mereka tidak ingin disebut memberi celah kepada Madura United untuk keluar dari zona merah secara cuma-cuma.
Namun, Arema FC menghadapi dua kendala besar menjelang laga ini. Yang pertama adalah absennya bek andalan Thales Lira yang terkena sanksi kartu merah.
Tanpa Thales, lini belakang Arema tampak rapuh dan belum menemukan komposisi terbaik. Dalam empat laga terakhir tanpa Thales, Arema belum sekalipun menang—dua kali imbang dan dua kali kalah.
Masalah kedua adalah kondisi fisik pemain yang mulai menurun karena padatnya jadwal pertandingan. Arema hanya punya waktu istirahat tiga hari setelah laga terakhir, yang tentu berdampak pada stamina pemain.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
