
Egy Maulana Vikri. (dok. Lechia Gdansk)
JawaPos.com–Nama Dean James baru-baru ini ramai dibicarakan setelah sukses meraih trofi bersama Go Ahead Eagles di Belanda. Kiprah pemain Timnas Indonesia ini mendapat banyak sorotan karena dianggap membawa harum nama Tanah Air di Eropa.
Di sisi lain, Jordi Amat juga mencuri perhatian setelah membawa Johor Darul Ta’zim menjuarai Liga Super Malaysia. Namun, jika kita menilik lebih jauh ke belakang, ternyata bukan Dean James yang pertama mengangkat trofi di kompetisi Eropa.
Pemain Timnas Indonesia yang lebih dulu mengukir prestasi tersebut adalah Egy Maulana Vikri. Bersama Lechia Gdansk, Egy berhasil menjuarai Polish Cup dan Polish Supercup, menjadi pionir pemain Merah Putih yang mencicipi gelar di benua biru.
Kisah sukses pemain keturunan memang mendominasi belakangan ini. Selain Dean James dan Jordi Amat, masih ada beberapa nama lain yang berpeluang menyusul.
Di Thailand, Pratama Arhan sedang meniti jalan serupa bersama Bangkok United. Klubnya kini hanya terpaut satu poin dari pemuncak klasemen Liga Thailand, membuka peluang besar bagi Arhan meraih gelar di musim perdananya.
Sementara itu, Sandy Walsh tengah mengharumkan nama Indonesia di Jepang. Meski tak tampil di J-League, dia bersama Yokohama F. Marinos sedang bertarung di Liga Champions Elit AFC.
Mereka bahkan sudah mencapai babak perempat final dan akan menghadapi raksasa Arab Saudi Al-Nassr, yang diperkuat Cristiano Ronaldo. Jika mampu menyingkirkan tim itu, jalan menuju gelar akan terbuka lebar.
Kandidat kuat lainnya di Eropa adalah Kevin Diks. Meski tengah menepi karena cedera, kontribusinya selama membela FC Copenhagen musim ini sangat signifikan. Klubnya sedang bersaing untuk menjadi juara Liga Denmark dan juga melaju di ajang Piala Denmark. Bila berhasil, Diks bisa menutup musim dengan gelar ganda sebelum hijrah ke Borussia Monchengladbach musim depan.
Prestasi para pemain Indonesia ini bukan hanya jadi sumber kebanggaan pribadi, tapi juga mencerminkan perkembangan kualitas sepak bola nasional. Mereka adalah bukti bahwa dengan kerja keras dan komitmen, pemain Indonesia mampu bersaing di liga-liga top dunia.
Tak kalah membanggakan, di kompetisi domestik, Egy Maulana Vikri kembali menjadi sorotan. Bersama Dewa United, dia masuk daftar pencetak gol terbanyak Liga 1 musim ini dengan torehan 11 gol.
Dia satu-satunya pemain lokal dalam daftar elit tersebut. Egy bersaing ketat dengan nama-nama besar seperti Alex Martins, Gustavo Almeida, dan Dalberto.
Catatan ini menguatkan posisi Egy sebagai pemain yang bukan hanya pertama meraih trofi di Eropa, tapi juga konsisten tampil tajam di Tanah Air. Di tengah dominasi pemain asing, Egy menjadi simbol harapan bagi pemain lokal untuk terus bersinar.
Dengan lima laga tersisa, persaingan top skor masih terbuka lebar. Namun satu hal yang pasti, kiprah para pemain Timnas Indonesia di luar negeri maupun domestik kini semakin layak untuk dibanggakan dan dinantikan.
Mereka adalah generasi emas baru Garuda yang siap terbang tinggi, baik di Asia maupun Eropa.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
