Laga Persib Bandung vs Bali United. (Dok. X Bali Utd)
JawaPos.com- Persib Bandung musim ini tampil dengan wajah berbeda. Bukan hanya dari segi performa, tapi juga dari cara mereka mencetak gol. Jika di musim sebelumnya ketajaman Pangeran Biru sangat bergantung pada duet Brasil, David da Silva dan Ciro Alves, kini tim asuhan Bojan Hodak tampil jauh lebih kolektif dan tak tertebak.
Hingga pekan ke-29 Liga 1 2024/2025, Persib telah mencetak 51 gol. Yang menarik, 50 dari total gol itu dibukukan oleh 12 pemain berbeda dari ujung tombak hingga pemain bertahan. Sementara satu gol sisanya merupakan hasil bunuh diri lawan.
Menurut Bojan Hodak, hal ini menjadi kunci penting dalam membentuk tim juara yang solid dan tidak mudah dibaca lawan.
"Tahun ini saya punya 12 pemain yang mencetak gol. Itu sangat penting karena tidak bergantung pada satu pemain," ujar Hodak.
Hodak pun membandingkan situasi musim ini dengan tahun lalu, saat David da Silva dan Ciro Alves menyumbangkan total 46 dari 75 gol Persib atau setara 61,3%. Ketergantungan terhadap dua pemain itu menjadi tantangan tersendiri yang kini berhasil diatasi dengan pendekatan taktis yang lebih merata.
Dan hal itu terbukti saat Persib menaklukkan Bali United 2-1 dalam laga pekan ke-29, Jumat (18/4). Dua gol kemenangan Persib lahir dari kaki pemain yang bukan murni striker, Beckham Putra Nugraha dan Gustavo Franca.
Beckham, yang beroperasi sebagai winger, tampil impresif musim ini. Gol ke gawang Bali United menjadi gol keenamnya musim ini capaian terbaik Beckham sejak naik ke tim senior pada 2019. Jumlah tersebut bahkan melebihi kontribusi beberapa striker, seperti Ryan Kurnia (3 gol), Muhammad Dimas Drajad (2), dan Gervane Kastaneer (1).
Sementara itu, Gustavo Franca yang berposisi sebagai bek membuktikan dirinya bukan hanya kokoh di lini belakang, tapi juga berbahaya di depan gawang lawan. Franca kini telah mengoleksi 4 gol, menjadikannya salah satu pemain bertahan tersubur di skuad Persib musim ini.
Pemain lainnya yang turut menyumbang gol adalah Tyronne Del Pino (14 gol), David da Silva (7), Ciro Alves (6), Nick Kuipers (3), Adam Alis (2), Marc Klok (1), dan Edo Febriansah (1). Ketajaman yang menyebar ke berbagai lini ini menjadi bukti bahwa Persib kini tampil dengan kekuatan kolektif yang tak mudah dipatahkan.
Dengan kolektivitas yang makin tajam dan pertahanan yang cukup solid (27 kebobolan dari 29 laga), peluang Persib untuk menuntaskan musim dengan gelar juara terbuka lebar.
Di tengah persaingan yang ketat, Pangeran Biru menjelma menjadi tim yang tidak hanya sulit dikalahkan, tetapi juga sulit ditebak dari mana datangnya ancaman. (Sri Wahyuni)
***

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
