Dejan Tumbas membeberkan rasa sakit yang dialaminya di bagian kepala saat membela Persebaya Surabaya kontra Madura United. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Perjuangan penuh darah mewarnai laga panas antara Persebaya Surabaya kontra Madura United, Minggu (20/4/2025) di Stadion Gelora Bung Tomo. Di menit ke-77, Dejan Tumbas harus ditarik keluar usai mengalami cedera robek di bagian bawah kepala kirinya.
Benturan keras dengan kapten Madura United, Jordy Wehrmann, membuat gelandang Persebaya Surabaya itu tumbang seketika di lapangan.
Cedera tersebut memaksanya mengakhiri pertandingan meski sebelumnya tampil penuh semangat bak pejuang lapangan hijau.
Pelatih Persebaya Surabaya, Paul Munster, mengungkapkan sebenarnya Dejan sudah direncanakan untuk diganti sebelum insiden terjadi.
Namun, pemain asal Serbia itu menolak karena merasa mentalitasnya masih sanggup bertarung hingga peluit panjang.
"Dejan ini pemain dengan mental juara, dia bilang masih kuat dan ingin terus bertarung," ujar Munster. Masuknya Lulinha di babak kedua sempat membuat Munster mempertimbangkan rotasi, namun Dejan tetap dipertahankan.
Menurut Munster, keputusan itu diambil karena ia melihat kehadiran Dejan sangat dibutuhkan di menit-menit akhir pertandingan. Namun nahas, justru insiden mengerikan itu yang akhirnya membuat Dejan harus keluar.
“Sekarang dia langsung dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut,” jelas Munster saat konferensi pers pasca laga. Sang pelatih mengaku akan segera menghubungi Dejan untuk memastikan kondisi terkini anak asuhnya itu.
Pelatih asal Irlandia Utara tersebut juga menuturkan sempat melihat kondisi kepala Dejan lewat foto yang dikirimkan tim medis. Ia menggambarkan kondisi luka itu cukup serius dan butuh perhatian khusus.
“Saya lihat fotonya, dan itu tidak terlihat bagus sama sekali,” ujar Munster prihatin. Meski demikian, ia memastikan Dejan masih bisa berkomunikasi saat dibawa ke rumah sakit.
Dejan sendiri menunjukkan sikap yang luar biasa selama pertandingan berlangsung. Meski mengalami luka robek, ia tetap bermain total dan menunjukkan dedikasi tinggi.
Ia bahkan tetap berdiri di lapangan seperti pahlawan dengan perban menutup kepalanya. Penampilannya mengingatkan publik pada karakter Rambo, penuh semangat juang dan tidak kenal menyerah.
Dejan mencatatkan 90 menit penuh di laga tersebut, dengan kontribusi tak tergantikan bagi tim. Ia bermain keras di lini tengah, menekan lawan dan berani melakukan duel tanpa kompromi.
Statistik menunjukkan Dejan menyentuh bola sebanyak 26 kali sepanjang laga. Ia melakukan 5 dribel dengan 2 sukses, serta 2 umpan silang dengan satu yang akurat.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
