
Pelatih persebaya Paul Christopher Munster pada lanjutan pertandingan Liga 1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (12/3/2025). (Ryana Setiawan/ Jawa Pos)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya masih terus menjaga asa untuk bersaing dalam perebutan gelar juara Liga 1 Indonesia musim 2024/2025. Tim Green Force kini bersiap menghadapi laga panas Derbi Suramadu melawan Madura United akhir pekan ini.
Skuad asuhan Paul Munster tersebut belum kehilangan semangat, meski saat ini mereka terpaut cukup jauh dari puncak klasemen. Dengan enam pertandingan tersisa, setiap laga menjadi krusial untuk menjaga peluang mereka tetap hidup.
Persebaya Surabaya saat ini duduk di posisi ketiga klasemen sementara dengan koleksi 49 poin dari 28 pertandingan. Mereka tertinggal 12 angka dari pemuncak klasemen, Persib Bandung, yang masih konsisten di jalur juara.
Paul Munster menegaskan timnya belum menyerah dan tetap percaya bisa memberikan kejutan di sisa kompetisi. Pelatih asal Irlandia Utara itu menilai peluang masih terbuka, apalagi dengan jadwal yang cukup menantang di depan.
Sebagai bagian dari persiapan, Persebaya Surabaya terus menggelar latihan intensif guna meningkatkan kekuatan fisik dan taktik. Fokus utama saat ini adalah meredam agresivitas lini serang Madura United yang dikenal tajam.
Namun dalam laga nanti, Persebaya Surabaya harus kehilangan dua pemain penting, yakni kapten tim Bruno Moreira dan winger Malik Risaldi.
Keduanya absen akibat akumulasi kartu, yang memaksa Paul Munster melakukan rotasi pemain.
Meski begitu, kabar baik datang dari tiga pemain yang sempat absen saat menghadapi Persija Jakarta pekan lalu. Francisco Rivera, Dejan Tumbas, dan Arif Catur dipastikan sudah bisa kembali memperkuat tim.
Paul Munster juga sempat menanggapi soal masa depannya bersama Persebaya Surabaya. Kontrak sang pelatih akan berakhir pada 31 Mei 2025 dan hingga kini belum ada kepastian mengenai perpanjangan.
Saat ditanya apakah dirinya akan dilibatkan dalam menyusun skuad untuk musim depan, Munster menjawab dengan tegas. “Saya tidak tahu soal itu. Fokus saya hanya pada sisa pertandingan musim ini,” ujar Munster dalam konferensi pers, Sabtu (19/4).
Munster menegaskan isu soal masa depan bukan urusannya saat ini. Ia hanya ingin memastikan Persebaya Surabaya tampil maksimal dan konsisten hingga pekan terakhir Liga 1.
“Apapun yang dikatakan kepada media, saya tidak tahu. Fokus saya hanya ke pertandingan melawan Madura,” tambah Munster menjawab rumor keterlibatannya dalam proyeksi tim musim depan.
Pelatih 43 tahun itu juga menyinggung soal budaya di Indonesia yang kerap mengganti pelatih saat tim mengalami penurunan performa. Ia berharap ada perubahan dalam cara klub-klub memperlakukan pelatih.
“Setelah beberapa kekalahan, pelatih biasanya langsung diganti. Di negara lain justru sebaliknya, klub memberikan kepercayaan dan waktu kepada pelatih,” katanya.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
