Pelatih Persija Jakarta Carlos Pena belum pernah menang hadapi Persebaya Surabaya. (Media Persija)
JawaPos.com — Kecewa, frustrasi, dan rasa penyesalan tengah menyelimuti seluruh elemen Persija Jakarta usai kekalahan dari Madura United pada 6 April 2025. Hasil pahit itu membuat pelatih Carlos Pena menegaskan pentingnya bangkit dan segera mengubah luka menjadi energi baru.
Pena meminta para pemain Persija untuk memanfaatkan rasa kecewa sebagai bahan bakar melawan Persebaya Surabaya.
Duel klasik penuh gengsi itu akan digelar pada Sabtu, 12 April 2025, pukul 19.00 WIB di kandang Macan Kemayoran.
Carlos Pena menyebut laga kontra Persebaya Surabaya sangat penting untuk memperbaiki posisi tim di klasemen.
Ia juga menyoroti pentingnya dukungan suporter yang bisa menyaksikan pertandingan akhir pekan nanti secara langsung.
"Kami memiliki kesempatan yang bagus melawan Persebaya di kandang. Akhirnya bisa disaksikan suporter akhir pekan nanti," ujar Pena dengan penuh semangat.
"Kami harus mengonversi kekecewaan, frustasi, amarah menjadi energi untuk pertandingan melawan Persebaya," tambahnya.
Pelatih asal Spanyol itu menyadari Persija sedang berada di jalur yang genting dalam perebutan posisi empat besar. Ia tak ingin kesalahan serupa terulang kembali di hadapan ribuan Jakmania.
Saat ini, Persija berada di peringkat keempat klasemen sementara dengan koleksi 43 poin dari 27 laga. Macan Kemayoran mencatat 12 kemenangan, tujuh hasil imbang, dan delapan kekalahan.
Namun, posisi Persija belum sepenuhnya aman karena Malut United membuntuti mereka dengan jumlah poin yang sama. Jika terpeleset sekali saja, posisi empat besar yang menjadi target musim ini bisa melayang.
"Sekarang kami harus tetap berjuang untuk menjaga posisi. Target di musim ini adalah empat besar. Meski begitu, tentu kami harus tetap memenangkan pertandingan demi pertandingan. Kami harus melakukan itu," tegas Carlos Pena.
Sayangnya, catatan Pena saat menghadapi Persebaya Surabaya justru mengkhawatirkan. Sejak menukangi Persija, Pena belum sekalipun mencicipi kemenangan atas tim asal Kota Pahlawan tersebut.
Rekor buruk itu dimulai pada pertemuan pertama musim ini, tepatnya pada 22 November 2024 di Stadion Gelora Bung Tomo. Saat itu, Persija takluk dengan skor tipis 1-2 dari Persebaya Surabaya pada pekan ke-11 Liga 1 Indonesia 2024/2025.
Carlos Pena memainkan formasi 3-4-1-2 dalam laga tersebut namun gagal mengimbangi agresivitas Persebaya Surabaya. Gol-gol dari Flavio Silva dan Mohammed Rashid membuat Persija harus menelan pil pahit di Surabaya.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
