
Persipura Jayapura menggilas Rans Nusantara 8-0 berkat double hattrick Ramai Rumakiek dan brace Reno Salampessy. (Dok: Instagram Persipura 1963)
JawaPos.com - PT Liga Indonesia Baru selaku operator kompetisi Liga 2 telah membeberkan terkait format baru yang akan mereka terapkan pada musim 2025/2026.
Ada banyak perubahan format kompetisi, termasuk jumlah kontestan dan pembagian grup serta skema pertandingan kompetisi.
Musim lalu, Liga 2 diikuti sebanyak 26 peserta dan dibagi dalam 3 grup. Kali ini, Liga 2 hanya diikuti 20 tim. 14 tim musim lalu, 3 tim promosi dari Liga Nusantara dan 3 tim degradasi dari Liga 1.
Dari 20 tim tersebut akan dibagi dalam dua wilayah atau grup. Masing-masing grup akan dihuni 10 tim. Babak grup akan dimainkan 3 putaran, jadi setiap tim akan memainkan 27 pertandingan.
Di akhir babak penyisihan grup, pemuncak klasemen otomatis promosi ke Liga 1 dan diadu di final untuk memperebutkan juara. Posisi kedua masing-masing grup bertanding di play-off promosi untuk berebut tiket terakhir ke Liga 1.
Sementara juru kunci masing-masing grup secara otomatis degradasi ke Liga Nusantara. Dan posisi sembilan atau kedua dari bawah diadu di play-off degradasi. Yang menang tetap bertahan dan yang kalah turun ke Liga Nusantara.
Ada 3 tim yang akan promosi ke Liga 1 dan 3 tim degradasi ke Liga Nusantara atau Liga 3. Dan yang paling menarik pada musim mendatang, kompetisi kasta kedua tanah air itu juga akan mengikuti Liga 1 dengan menerapkan teknologi Video Assistant Referee (VAR) pada seluruh laga di Liga 2 2025/2026.
Adapun 20 tim pada kompetisi Liga 2 2025/2026 yaitu, Persipura Jayapura, Persipal Palu, Persiba Balikpapan, Sumut United, Tornado FC, Persiku Kudus, Deltras FC, Persekat Tegal, Persela Lamongan, Persikas Subang, Adhyaksa FC, PAKC Cimahi, FC Bekasi City, Sriwijaya FC, PSMS Medan, Persiraja dan 3 tim degradasi dari Liga 1.
Persipura merupakan satu-satunya tim asal Papua yang ikut berkompetisi pada Liga 2 setelah Persewar Waropen terdegradasi ke Liga Nusantara. Mantan pemain Persipura, Stevie Bonsapia menaruh harapan agar mantan klubnya itu bisa melakukan persiapan lebih awal dan bisa kembali ke Liga 1.
“Saran agar cepat persiapan tim dan mendapat sponsor dan dapat merekut pemain Papua yang bermain di luar Papua untuk membela Persipura. Semoga tahun ini Persipura lolos ke Liga 1 karena Liga 2 bukan kelasnya,” ujarnya.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
