
Timnas Indonesia U-17. (Instagram @timnasindonesia)
JawaPos.com - Keberhasilan tim Indonesia U-17 meraih kemenangan 1-0 kontra Korea Selatan U-17 begitu diapresiasi. Termasuk bagi Fakhri Husaini yang juga pernah menangani tim Indonesia U-17.
"Saya mengucapkan selamat kepada coach Nova (Arianto) dan tim pelatih, serta seluruh pemain Ti. U17 yang sudah berjuang keras sehingga berhasil meraih poin sempurna pada laga pertama lawan Korea Selatan," bebernya kepada Jawa Pos kemarin.
Menurutnya, kemenangan di laga perdana dan melawan tim tangguh patut disyukuri. Sebab, laga perdana selalu tidak mudah bagi semua tim. Apalagi, kemenangan ini juga turut serta memperbesar kans Skuad Garuda Muda untuk bisa lolos fase grup. "Mengingat tiga poin ini penting untuk membuka jalan lolos ke Piala Dunia U-17," ucap pelatih asal Aceh tersebut.
Fakhri melanjutkan, jika melihat dari jalannya pertandingan dan statistik, tim Korea disebutnya sangat mendominasi permainan. Karenanya, ada beberapa catatan yang perlu menjadi perhatian tim Indonesia U-17.
Yang menjadi sorotannya adalah perihal memanfaatkan peluang. Terutama dari situasi open play dan transisi positif. "Keterampilan penguasaan bola ketika mendapatkan tekanan lawan, baik di area sendiri maupun di area lawan perlu ditingkatkan," tegas juru taktik yang genap berusia 60 tahun per 27 Juli.
Karenanya, dia menekankan saat melawan Yaman dan Afghanistan di dua laga tersisa grup, Mathew Baker dkk untuk jangan terlalu mudah hilang bola. "Baik di area sendiri maupun di area lawan," beber eks pelatih Borneo FC dan Persela Lamongan itu.
Selain itu, sambungnya, pemain juga harus lebih berani untuk melakukan penetrasi ke dalam penalty box. "Dalam situasi bertahan, ketika merebut bola, hindari pelanggaran, terutama ketika berada di area pertahanan sendiri," sebutnya.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
