
Thom Haye saat memperkuat Timnas Indonesia. (dok. Timnas Indonesia)
JawaPos.com - Timnas Indonesia harus menelan pil pahit usai mengalami kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga lanjutan Putaran Ketiga Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Pertandingan yang digelar di Stadion Sepak Bola Sydney pada Kamis (20/3) itu menyisakan kekecewaan mendalam bagi para pemain, namun juga menumbuhkan tekad untuk bangkit di laga berikutnya.
Salah satu pemain andalan Timnas Indonesia, Thom Haye, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya usai hasil buruk tersebut. Gelandang yang bermain untuk Almere City di Belanda ini merasa terpukul, namun berusaha mengambil pelajaran dari kekalahan itu.
"Sangat kecewa dengan hasilnya, tetapi setiap kemunduran adalah persiapan untuk bangkit kembali," tulis Haye dalam unggahan di akun Instagram pribadinya (21/3).
Meskipun kecewa, ia tetap menegaskan rasa bangganya bisa membela Timnas Indonesia.
"Selalu merupakan suatu kehormatan untuk mengenakan kostum ini," tambahnya.
Di tengah kekecewaan, debut Dean James bersama Timnas Indonesia menjadi titik terang. Bek berusia 24 tahun yang saat ini bermain untuk Go Ahead Eagles di Belanda itu mengaku bangga bisa mewujudkan mimpinya tampil bersama Skuad Garuda.
"Mimpi yang menjadi kenyataan untuk melakoni debut bagi Indonesia, tetapi ini bukanlah hasil yang kami harapkan. Saatnya bangkit pada hari Selasa!" tulis James di akun Instagram pribadinya.
Timnas Indonesia akan kembali bertanding melawan Bahrain pada Selasa (25/3) di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. James berharap tim bisa belajar dari kekalahan ini dan tampil lebih baik di laga berikutnya.
Sementara itu, Kevin Diks menjadi salah satu pemain yang paling menyesali jalannya pertandingan. Bek Timnas Indonesia itu gagal mengeksekusi penalti di awal babak pertama, di mana tendangannya hanya membentur tiang gawang. Peluang emas tersebut menjadi salah satu momen krusial yang tidak dimanfaatkan dengan baik oleh skuad Garuda.
"Saya merasa sedih dengan hasil ini. Maafkan saya karena tidak bisa memberikan yang lebih baik. Mari kita tetap semangat untuk pertandingan berikutnya," ungkap Diks melalui Instagram Story-nya.
Dalam unggahan lainnya, ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh pendukung Timnas Indonesia.
"Sepak bola memiliki pasang surut, dan malam ini adalah salah satu momen sulit bagi kami. Kami telah berusaha semaksimal mungkin, tetapi itu ternyata belum cukup. Kami merasakan kekecewaan yang sama seperti yang Anda alami, namun kami tidak akan menyerah untuk terus berjuang. Terima kasih atas dukungan Anda, kami sangat membutuhkan dukungan lagi pada hari Selasa," tulisnya.
Meskipun mengalami kekalahan telak, Timnas Indonesia tetap optimis untuk laga berikutnya. Mereka berharap bisa bangkit saat menghadapi Bahrain di Jakarta. Para pemain pun meminta dukungan penuh dari para suporter agar bisa memberikan hasil yang lebih baik dan menjaga peluang di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Kini, harapan tertuju pada laga Selasa mendatang. Mampukah Timnas Indonesia bangkit dan memberikan penampilan terbaiknya di depan pendukung sendiri?

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
