Jay Idzes, kapten Timnas Indonesia (Dok. YouTube PSSI TV)
JawaPas.com - Pelatih baru Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, akan memulai debutnya sebagai pelatih kepala dalam kualifikasi Piala Dunia Asia. Ia akan memimpin tim menghadapi Australia di Allianz Stadium, Sydney pada Kamis (20/3).
Dilansir dari ESPN, Timnas Indonesia yang didominasi pemain diaspora berambisi mengamankan tiket ke Piala Dunia FIFA, kapten Jay Idzes menegaskan bahwa para pemain, baik yang lahir dan besar di Indonesia maupun yang dinaturalisasi, memiliki tujuan dan loyalitas yang sama.
Strategi perekrutan pemain ini menimbulkan perdebatan. Di satu sisi, kehadiran pemain kelahiran Eropa dengan darah Indonesia telah meningkatkan performa tim dan membuka peluang untuk tampil di Piala Dunia pertama sejak merdeka.
Namun, ada kekhawatiran bahwa ketergantungan pada pemain yang dikembangkan di luar negeri bisa menghambat perkembangan pemain muda dalam negeri. Pendapat ini juga diungkapkan oleh Sergio van Dijk, salah satu pemain pertama yang menempuh jalur naturalisasi.
Jay Idzes, yang lahir di Belanda, memilih membela negara asal neneknya pada akhir 2023 dan debut pada Maret berikutnya. Kini, sebagai kapten Tim Garuda, ia menegaskan bahwa yang terpenting bukan dimana pemain lahir, tetapi kemauan mereka untuk "berjuang" dan menjalankan "tugas" bagi timnas.
"Saya pikir federasi (PSSI) telah melakukan pekerjaan yang luar biasa dalam menarik pemain baru untuk membela Indonesia, keluarga mereka, dan negara mereka," ujar Idzes dalam sesi jumpa pers sebelum pertandingan melawan Australia.
"Pesan saya, meski kami berasal dari berbagai belahan dunia dan lahir di tempat berbeda, kami tetap berjuang untuk warna yang sama dan memiliki tugas yang sama untuk membela serta mewakili negara ini," ucap Idzes
"Para pemain baru yang datang sudah beradaptasi dengan baik, dan menurut saya atmosfer dalam tim sangat positif," tambahnya kembali.
Dengan banyaknya pemain yang tumbuh di akademi Eropa, kali ini Indonesia memiliki kualitas teknis dan fisik yang lebih mumpuni untuk menghadapi lawan-lawan kuat. Di bawah Shin Tae-yong, mereka mampu menahan imbang Australia 0-0 di Jakarta pada September lalu dan mencetak sejarah dengan mengalahkan Arab Saudi 2-0 di Stadion Gelora Bung Karno.
Meski mengakui bahwa laga berikutnya akan menjadi ujian besar, Idzes menilai hasil sebelumnya menunjukkan peningkatan standar permainan Indonesia.
"Kami sudah menunjukkan dalam setahun terakhir bahwa Indonesia adalah tim yang harus diperhitungkan. Kami sudah membuktikannya di grup ini. Anda bisa melihat perkembangan dan pembangunan yang sedang terjadi dalam tim kami," kata Idzes.
Sementara itu, bagi Patrick Kluivert kesempatan untuk memimpin sesi latihan pertama dengan timnya sangat berharga. Dengan waktu yang terbatas sebelum laga melawan Australia, ia belum bisa menerapkan banyak perubahan dalam strategi permainan.
"Tapi itu bukan alasan. Tantangan ada untuk ditaklukkan, dan kami siap. Situasinya memang seperti ini, tapi saya yakin tim sudah tahu apa yang diharapkan besok, dan kami menantikan pertandingan ini,” sebut Kluivert
Tim Garuda sebelumnya sukses menahan Australia berkat pertahanan solid yang membatasi peluang lawan, meskipun kalah dalam penguasaan bola. Kemungkinan besar, strategi serupa akan diterapkan kembali pada pertandingan hari ini. Namun, sebagai mantan striker, Kluivert tetap ingin timnya bermain menyerang.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
