Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 19 Maret 2025 | 21.41 WIB

Deretan Pemain Asing Liga 1 dan Liga 2 Indonesia yang Dipanggil Timnas, Ada Pemain Persebaya Surabaya Hingga PSIM Jogjakarta

Pemain Persebaya Surabaya Mohammed Rashid dipanggil Timnas Palestina dan Pemain PSIM Jogjakarta Omid Popalzay yang dipanggil Timnas Afghanistan. (Instagram @moerashid95 dan @opopalzay) - Image

Pemain Persebaya Surabaya Mohammed Rashid dipanggil Timnas Palestina dan Pemain PSIM Jogjakarta Omid Popalzay yang dipanggil Timnas Afghanistan. (Instagram @moerashid95 dan @opopalzay)

JawaPos.com–Beberapa pemain asing dari Liga 1 dan Liga 2 Indonesia ada yang dipanggil untuk memperkuat timnas sepak bola negaranya pada jeda internasional bulan. 

Sebanyak 13 pemain asing dari Liga 1 dan dua pemain asing dari Liga 2, yang dipanggil untuk beraksi di lapangan dengan membawa nama tim nasional. Pemain-pemain asing tersebut, ada yang bermain di Persebaya Surabaya, Persib Bandung, PSIM Jogjakarta, dan lainnya.

Untuk 13 pemain asing Liga 1 yang dipanggil untuk memperkuat timnas sepak bola negaranya, beberapa diisi oleh nama-nama besar. Berikut ini merupakan daftar 13 pemain asing yang dipanggil oleh negaranya.

  1. Mohammad Rashid (Persebaya): Dipanggil Palestina untuk kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia melawan Yordania (21 Maret) dan Irak (26 Maret).
  2. Kevin Ray Mendoza (Persib): Dipanggil Filipina untuk kualifikasi Piala Asia 2027 melawan Maladewa (25 Maret).
  3. Gervane Kastaneer (Persib): Dipanggil Curacao untuk menghadapi pertandingan persahabatan melawan Kazakhstan (19 Maret) dan Antalyaspor (22 Maret).
  4. Elias Dolah (Bali United): Dipanggil Thailand untuk pertandingan persahabatan melawan Afghanistan (21 Maret) dan kualifikasi Piala Asia 2027 melawan Sri Lanka (25 Maret).
  5. Tamirlan Kozubaev (Persita): Dipanggil Kirgistan untuk kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Uzbekistan (20 Maret) dan Qatar (25 Maret).
  6. Gali Freitas (PSIS): Dipanggil Timor Leste untuk pertandingan persahabatan melawan Lebanon (20 Maret) dan kualifikasi Piala Asia 2027 melawan Tajikistan (25 Maret)
  7. Sudi Abdallah (PSIS): Dipanggil Burundi untuk kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Afrika melawan Pantai Gading (22 Maret) dan Seychelles (26 Maret).
  8. Majed Othman (Persik): Dipanggil Lebanon untuk pertandingan persahabatan melawan Timor Leste (20 Maret) dan kualifikasi Piala Asia 2027 melawan Brunei (26 Maret) 
  9. Rohit Chand (Persik): Dipanggil Nepal untuk pertandingan persahabatan melawan Singapura (21 Maret) dan kualifikasi Piala Asia 2027 melawan Malaysia (25 Maret).
  10. Yuran Fernandes (PSM): Dipanggil Cape Verde untuk kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Afrika melawan Mauritius (20 Maret) dan Angola (25 Maret).
  11. Christophe Nduwarugira (Borneo FC): Dipanggil Burundi untuk kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Afrika melawan Pantai Gading (22 Maret) dan Seychelles (26 Maret).
  12. Cornelius Stewart (Semen Padang): Dipanggil Saint Vincent dan Grenadines  untuk kualifikasi Piala Emas CONCACAF 2025 melawan Jamaika (21 dan 25 Maret).
  13. Jaime Moreno (Barito Putera): Dipanggil Nikaragua untuk kualifikasi Piala Emas CONCACAF 2025 melawan Guadaloupe (21 dan 25 Maret).

Selain 13 pemain asing dari Liga 1, ada juga dua pemain asing Liga 2 yang dipanggil untuk memperkuat timnas sepak bola negaranya. Berikut merupakan dua nama pemain asing Liga 2 yang dipanggil oleh negaranya.

  1. Omid Popalzay (PSIM Yogyakarta): Dipanggil Afghanistan untuk pertandingan persahabatan melawan Thailand (21 Maret) dan kualifikasi Piala Asia 2027 melawan Myanmar (25 Maret).
  2. Fareed Sadat (Bhayangkara FC): Dipanggil Afghanistan untuk pertandingan persahabatan melawan Thailand (21 Maret) dan kualifikasi Piala Asia 2027 melawan Myanmar (25 Maret).

Kehadiran para pemain asing di Liga 1 dan Liga 2 yang dipanggil membela timnas negara mereka menunjukkan bahwa kompetisi sepak bola di Indonesia memiliki daya saing yang semakin meningkat. Hal ini tidak hanya membuktikan kualitas individu para pemain, tetapi juga menggambarkan bahwa Liga 1 dan Liga 2 mampu menjadi panggung bagi talenta internasional.

Dengan semakin banyaknya pemain yang mendapat kesempatan di level tim nasional, diharapkan kualitas pertandingan di Liga 1 dan Liga 2 terus berkembang, memberikan dampak positif bagi klub, pemain lokal, serta sepak bola nasional secara keseluruhan.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore