Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 19 Maret 2025 | 15.45 WIB

Joey Pelupessy: Gelandang Bertahan Baru Timnas Indonesia yang Dijuluki 'Bima Sakti Modern'

Joey Pelupessy. (Instagram Joey Pelupessy)

JawaPos.com - Mantan bek Timnas Indonesia, Nuralim, membandingkan peran Joey Pelupessy dengan mantan kapten Timnas Indonesia, Bima Sakti. Pelupessy merupakan salah satu dari lima pemain baru yang dipanggil ke Timnas Indonesia asuhan Patrick Kluivert, bersama Emil Audero Mulyadi, Dean James, Ole Romeny, dan Septian Bagaskara.

Sebagai gelandang bertahan berpengalaman, Pelupessy memiliki peluang besar untuk masuk dalam daftar starting XI. Jika Kluivert menerapkan formasi 4-3-3, peran Pelupessy sebagai pemutus serangan lawan di lini tengah akan menjadi kunci permainan Timnas Indonesia.

Peran Sentral di Timnas Indonesia

Nuralim menjelaskan bahwa kehadiran gelandang bertahan yang solid sangat penting untuk menjaga keseimbangan tim. Hal ini terutama dalam membantu lini pertahanan menghadapi serangan lawan.

"Gelandang bertahan adalah pemutus serangan lawan sebelum mencapai lini belakang. Jika posisi ini diisi dengan baik, maka lini pertahanan akan lebih aman dan fokus menjaga area mereka," ujar Nuralim dalam wawancaranya di kanal YouTube NTV SPORT CAST.

Menurutnya, keberadaan pemain nomor 6 yang tangguh seperti Pelupessy akan memberikan rasa tenang bagi para bek. Hal ini karena serangan lawan bisa dipatahkan lebih awal.

Mirip dengan Bima Sakti

Ketika ditanya siapa pemain yang memiliki peran serupa di masa lalu, Nuralim menyebut nama Bima Sakti dan mendiang Eri Irianto sebagai gelandang bertahan yang memiliki karakter khas.

"Di masa saya bermain, peran pemutus serangan ini diisi oleh pemain seperti Bima Sakti dan Eri Irianto. Mereka memiliki kelebihan masing-masing, tapi yang paling menonjol sebagai gelandang bertahan adalah Bima Sakti karena gaya bermainnya yang lugas dan sederhana," ungkapnya.

Peluang bagi Marselino dan Eliano

Selain membahas kehadiran Joey Pelupessy, Nuralim juga menyoroti absennya Egy Maulana Vikri dari skuad Timnas Indonesia. Menurutnya, ketidakhadiran Egy memang memengaruhi tim. Namun, Timnas masih memiliki banyak opsi pemain berkualitas di lini tengah dan sayap.

"Tanpa Egy, memang ada pengaruhnya, tetapi semua tergantung skema yang diterapkan oleh Kluivert. Apalagi menghadapi tim kuat seperti Australia, posisi tersebut masih bisa diisi oleh pemain seperti Marselino Ferdinan dan Eliano Reijnders," tambahnya.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore