Ardi Idrus ungkapkan keinginan skuad Persebaya Surabaya raih gelar juara di Liga 1 Indonesia 2024/2025. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya terancam kehilangan salah satu pemain kunci di lini belakang, Ardi Idrus. Bek sayap pinjaman dari Bali United itu kemungkinan besar akan kembali ke klub asalnya pada akhir musim 2024/2025.
Ardi Idrus menjadi salah satu pemain yang konsisten tampil gemilang bersama Persebaya Surabaya. Dengan 23 penampilan musim ini, ia mencatatkan 17 laga sebagai starter dan menjadi tulang punggung pertahanan Green Force.
Performa solidnya membuat lini belakang Persebaya Surabaya sulit ditembus lawan. Sayangnya, kontrak peminjaman Ardi Idrus yang berakhir pada 30 Juni 2025 membuat situasi ini jadi dilema besar bagi manajemen dan pelatih Paul Munster.
Persebaya Surabaya kini harus mencari pengganti sepadan untuk mengisi posisi bek kiri yang ditinggalkan. Apalagi, hanya tersisa pemain muda Mikael Tata yang didatangkan dari Arema FC di awal musim ini.
Mikael Tata memang punya potensi besar, tapi minimnya pengalaman membuat Persebaya Surabaya tak bisa hanya bergantung padanya. Oleh karena itu, mendatangkan pemain baru menjadi solusi paling realistis.
Paul Munster sebagai pelatih kepala tentu tak bisa tinggal diam menghadapi situasi ini. Ia harus mempersiapkan rencana cadangan demi menjaga kekuatan lini pertahanan Green Force tetap kokoh.
Salah satu opsi yang patut dipertimbangkan adalah mendatangkan mantan anak asuh Paul Munster di Bhayangkara FC. Dua nama yang mencuat ke permukaan adalah Putu Gede dan Fatchu Rochman.
Putu Gede dikenal sebagai pemain serba bisa yang mampu bermain di beberapa posisi di lini belakang. Fleksibilitas ini menjadi keunggulan yang sangat dibutuhkan Persebaya Surabaya untuk menambah kedalaman skuad.
Statistik Putu Gede selama bermain di bawah Paul Munster di Bhayangkara FC juga cukup mengesankan. Ia mencatatkan 39 penampilan dengan 3 assist dan mengumpulkan total 3.144 menit bermain.
Selain itu, pengalaman Putu Gede di Liga 1 menjadi aset berharga bagi Persebaya Surabaya. Meski sempat mengoleksi 7 kartu kuning, disiplin dan kontribusinya di lapangan tak bisa diabaikan.
Kehadiran Putu Gede di Persebaya Surabaya bisa menjadi solusi tepat untuk menutup lubang di lini belakang. Dengan kemampuan bertahan dan menyerang yang seimbang, ia berpotensi menjadi andalan baru di posisi bek sayap.
Di sisi lain, Fatchu Rochman juga layak menjadi kandidat pengganti Ardi Idrus. Meski catatan menit bermainnya lebih sedikit, kontribusinya saat membela Bhayangkara FC tetap menjanjikan.
Fatchu Rochman tampil dalam 17 pertandingan di bawah asuhan Paul Munster. Ia mencatatkan 1 assist dan mengumpulkan total 1.221 menit bermain selama periode tersebut.
Kehadiran Fatchu Rochman bisa menjadi angin segar di lini belakang Persebaya Surabaya. Dengan pengalaman bermain di Liga 1, adaptasinya diyakini tak akan memakan waktu lama.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
