Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 12 Maret 2025 | 23.41 WIB

Jelang Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang: Green Force Siap Kudeta Posisi Dua Liga 1, Gilbert Agius Termotivasi Paul Munster

Gilbert Agius Termotivasi Paul Munster. (Dok. Jawa Pos)

JawaPos.com - Kekalahan tim peringkat kedua klasemen sementara Liga 1 2024-2025, Dewa United, 1-0 dari Borneo FC (10/3) membuka jalan bagi Persebaya Surabaya untuk melakukan kudeta. Peluang untuk itu terbuka lebar. Sebab, Green Force akan menjamu tim yang terdampar di posisi ke-14 klasemen sementara, PSIS Semarang, di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, malam nanti (live Indosiar pukul 20.30 WIB).

Laskar Mahesa Jenar datang dengan kondisi tidak ideal. Mereka belum pernah menang dalam lima laga terakhir. Menelan tiga kekalahan dan dua hasil imbang.

Pelatih Persebaya Paul Munster tentu tidak ingin membuang kesempatan itu. Sebab, jika menang, Green Force akan naik ke posisi kedua klasemen sementara dengan torehan 50 poin. "Sebenarnya, terlepas dari hasil pertandingan Dewa United, kami selalu bertanding dengan mentalitas ingin meraih kemenangan. Kami harus fokus meraih poin penuh," ucap Munster.

Meski tim lawan dalam kondisi buruk, Munster ogah meremehkan. Sebab, dia menganggap semua tim di Liga 1 bisa memberi kejutan. "Jadi kami harus fokus dengan tim kami sendiri. Kami tidak boleh memikirkan tim lawan. Tim ini harus terus termotivasi di laga nanti," jelas mantan pelatih Bhayangkara FC itu.

 Di laga nanti, Persebaya akan tampil tanpa Ardi Idrus. Bek 32 tahun itu absen akibat akumulasi kartu. Kondisi Malik Risaldi dan Kadek Raditya sudah membaik. Tapi, Munster belum berani menggaransi keduanya untuk tampil. "Mereka memang sudah gabung latihan. Tapi untuk tampil, lihat nanti," terangnya.

Beruntung, dua pemain bisa kembali tampil. Toni Firmansyah sudah bebas dari akumulasi. Sementara Gilson Costa sudah selesai menjalani sanksi. "Tidak penting siapa yang akan tampil sebagai starter. Yang penting adalah semua pemain bisa membantu tim untuk menang. Pemain tidak bisa bersantai, karena ini waktunya kami untuk menang," tegas Munster.

Bagi Arief Catur, kemenangan jadi harga mati. Sebab, ini adalah peluang bagi timnya untuk terus berada di jalur perebutan gelar juara. Tapi, dia meminta rekan-rekannya untuk tidak menganggap enteng PSIS. "Yang penting tim ini bisa menang dan memberikan tiga poin," jelas pemain asli Pungging, Mojokerto, tersebut.

Gilbert Agius Termotivasi Paul Munster

Pelatih PSIS Gilbert Agius tidak mau sesumbar di laga kali ini. Pelatih asal Malta itu memilih untuk realistis. "Yang penting kami melakukan yang terbaik dan berusaha mendapat poin," tuturnya.

Dia tahu kalau mendapat poin di Surabaya bukanlah hal mudah. Apalagi Green Force sedang dalam kondisi bagus. Mereka baru saja meraih dua kemenangan beruntun. "Persebaya juga baru saja keluar dari tekanan setelah beberapa laga gagal menang. Coach Paul Munster luar biasa, dia bisa menjalankan tugas dengan bagus," terang Gilbert.

Gilbert merasa termotivasi dengan torehan Munster yang mampu membawa Persebaya keluar dari rentetan hasil negatif. Dia ingin melakukan hal itu dengan PSIS. "Karena setiap pelatih pasti butuh poin untuk bisa lebih percaya diri. Saya selalu berusaha melakukan yang terbaik. Dan ke depan, saya yakin bisa lebih baik lagi," tambah pelatih 51 tahun tersebut.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore