Jakarta International Stadium (JIS) pada malam hari. (Haritsah Almudatsir/Jawa Pos)
JawaPos.com - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, bertemu dengan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, untuk membahas penggunaan Jakarta International Stadium (JIS) sebagai home base Timnas Indonesia. Pertemuan yang berlangsung di Balai Kota Jakarta pada Senin (3/3) itu juga membahas pembenahan infrastruktur stadion agar lebih layak digunakan untuk berbagai agenda sepak bola nasional.
Gubernur DKI Jakarta menegaskan bahwa Pemprov DKI siap bekerja sama dengan PSSI untuk meningkatkan fasilitas di sekitar JIS, terutama dalam hal transportasi publik dan penyediaan lahan parkir.
Seperti diketahui, akses transportasi menuju JIS masih menjadi kendala utama bagi para pengunjung. Banyak suporter mengeluhkan minimnya kendaraan umum dan terbatasnya lahan parkir, terutama saat stadion berkapasitas 82.000 penonton ini digunakan untuk acara besar.
Dalam pembahasan ini, Erick Thohir menekankan pentingnya sinkronisasi transportasi publik yang dikelola Pemprov DKI dengan Pemerintah Pusat, seperti LRT Jakarta dan MRT, agar JIS lebih mudah diakses.
Setelah Persija, Kini Timnas Indonesia Ingin Gunakan JIS
Rencana penggunaan JIS sebagai markas Timnas Indonesia mencuat setelah sebelumnya Persija Jakarta resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Pemprov DKI untuk menjadikan stadion ini sebagai home base mereka.
Kini, PSSI juga menunjukkan minat untuk menggunakan JIS secara lebih rutin untuk berbagai agenda Timnas, mulai dari timnas senior hingga kelompok usia muda.
“Hari ini saya menerima Ketua Umum PSSI dan juga Sekjen Perbasi. Kami membahas secara khusus mengenai salah satu keinginan PSSI untuk menggunakan JIS secara lebih rutin,” ujar Pramono Anung.
Gubernur DKI menyambut baik rencana tersebut dan memastikan bahwa perbaikan infrastruktur di sekitar JIS akan segera dilakukan agar stadion ini lebih optimal untuk berbagai kegiatan sepak bola.
“PSSI ingin menggunakan JIS lebih sering, jadi kami akan melakukan pembenahan terutama dari segi akses transportasi. Saya juga sudah berdiskusi dengan Menteri Perhubungan terkait masalah ini,” lanjutnya.
Erick Thohir: Jakarta Butuh Dua Stadion Besar
Dalam kesempatan yang sama, Erick Thohir menegaskan bahwa Jakarta membutuhkan dua stadion besar untuk mendukung berbagai kompetisi nasional dan internasional.
“Kalender tim nasional itu padat. Dari Juni hingga Juli ada Piala Presiden, kualifikasi U-17, U-20, hingga pertandingan Timnas Senior dan Timnas Putri. Tidak mungkin GBK (Gelora Bung Karno) digunakan terus-menerus karena dapat merusak kualitas lapangan,” kata Erick.

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
