Suporter Persebaya, Bonek memberikan dulukan saat laga melawan PSBS Biak dalam lanjutan Liga 1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur (15/2/2025). (Riana Setiawan/ Jawa Pos)
JawaPos.com — Keinginan Bonek untuk mendampingi Persebaya Surabaya bertandang ke markas Persija Jakarta pupus sudah. Laga yang rencananya digelar di Jakarta International Stadium pada 12 April 2025 pukul 19.00 WIB itu dipastikan tanpa penonton.
Kabar ini pertama kali disampaikan melalui akun Instagram @persebayafans.27 yang menyuarakan kesedihan mereka. Mereka mengungkapkan peluang mendukung Persebaya Surabaya di kandang Persija musim ini harus kandas karena sanksi Komite Disiplin (Komdis) PSSI.
"Setelah lebaran gagal away Jakarta musim ini, setelah Persija dapat Sanksi Komdis tanpa penonton di 4 pertandingan. Sampai ketemu lagi musim depan, Jak!" tulis akun tersebut dengan nada kecewa.
Ungkapan kesedihan ini segera disambut beragam komentar dari Bonek maupun The Jak. Para suporter saling mengungkapkan rasa kecewa sekaligus dukungan satu sama lain.
"Ahh elah gw udah beli tiket biar bikin konten.. habis nonton Persija vs Persebaya di SBY, berharap next nonton di Jakarta bareng saudara Bonek. Gagal sudah," tulis seorang Bonek dengan penuh kekecewaan.
Komentar lain datang dari seorang Bonek yang masih berharap adanya banding dari pihak Jakmania. Mereka masih menyimpan harapan agar sanksi tersebut bisa dikurangi.
Di sisi lain, The Jakmania juga menyampaikan permintaan maaf kepada Bonek. "Sehat selalu kawan-kawan Surabaya. Mohon maaf tahun ini Jakmania gagal membalas kebaikan kawan-kawan Surabaya," ujar seorang Jakmania dengan tulus.
Persahabatan antara kedua kelompok suporter ini terlihat dari saling memberi semangat. "Next time cak, semangat silaturahmi tanpa bola pun bisa," tambah The Jak lainnya.
Kekecewaan semakin dalam mengingat laga ini berpotensi memecahkan rekor jumlah penonton. Dua laga besar melibatkan Persija dan Persebaya Surabaya selalu menjadi daya tarik utama Liga 1.
Hukuman tanpa penonton ini merupakan imbas dari kericuhan pada laga Persija Jakarta melawan Persib Bandung. Laga El Clasico tersebut digelar pada 16 Februari 2025 dalam pekan ke-23 Liga 1.
Kericuhan terjadi baik di dalam maupun luar stadion yang melibatkan oknum suporter Persib. Bahkan, pemain Persib, Tyronne del Pino, menjadi korban pelemparan dan mengalami luka di bagian pelipis.
Komdis PSSI akhirnya menjatuhkan sanksi berat kepada Persija Jakarta. Mereka dilarang menggelar empat laga kandang dengan kehadiran penonton.
Selain itu, Persija juga dikenai denda sebesar Rp 220 juta. Vonis ini diumumkan pada Kamis, 27 Februari 2025, usai sidang Komdis PSSI.
Dalam putusannya, Komdis PSSI menyoroti berbagai pelanggaran yang terjadi dalam laga tersebut. Mulai dari penyalaan flare dalam jumlah besar, pelemparan botol air mineral, hingga gangguan keamanan di hotel tim Persib.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
