Ketua Umum PSSI, Erick Thohir memberikan perkembangan terbaru terkait proses naturalisasi tiga pemain keturunan. (Dimas Ramadhan/JawaPos.com)
JawaPos.com - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) merespons langkah Uni Emirat Arab (UEA) yang meramaikan persaingan dalam bidding atau pengajuan sebagai tuan rumah Piala Asia 2031. Indonesia siap berupaya maksimal dan menyiapkan strategi jitu agar bisa terpilih.
Indonesia telah menyatakan niatnya ke Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) untuk menjadi tuan rumah Piala Asia 2031. PSSI dan pemerintah telah mengirimkan pengajuan tersebut beberapa waktu lalu.
Rencana Indonesia pun dapat tantangan berat. Sebab, ada banyak negara yang menyatakan ketertarikan serupa dan siap menjadi pesaing Indonesia.
Terbaru, ada UEA yang ikut mengirimkan pengajuan jadi tuan rumah Piala Asia 2031. Mereka meramaikan perburuan yang sebelumnya sudah ada seperti Indonesia, Kuwait, dan Uzbekistan, Tajikistan, serta Kirgistan yang melamar sebagai tuan rumah bersama.
Kehadiran UEA pun jadi sinyal bahaya untuk Indonesia. Pasalnya, negara Timur Tengah itu lebih berpengalaman dalam penyelenggaraan Piala Asia. Sebelumnya mereka sudah dapat kesempatan itu pada 2019.
Sementara Indonesia sudah sangat lama tak menjadi tuan rumah Piala Asia. Terakhir kali ajang kontinental bergengsi tersebut digelar di Indonesia pada 2007.
Erick Thohir sebagai Ketua Umum PSSI sadar perihal tantangan tersebut. Tapi, dia menolak menyerah dan siap menerima tantangan UEA dalam persaingan menjadi penyelenggara Piala Asia 2031.
"Sepertinya ada tandingan UEA masuk, ya kita enggak tahu nanti. Kita lihat apakah Indonesia diberi kesempatan atau tidak," kata Erick Thohir di Jakarta, Kamis (27/2).
"Kemarin Piala Dunia (2034) juga kan kita sudah maksimal, yang kalah sama Saudi. Ya sama UEA ya nanti kita ngobrol-ngobrol," tambahnya.
Indonesia memang sempat ikut serta dalam bidding Piala Dunia 2034. Namun, misi Merah Putih gagal karena FIFA lebih memilih Arab Saudi untuk jadi tuan rumah ajang tersebut.
Karena itu, PSSI akan berupaya maksimal demi mewujudkan Indonesia jadi tuan rumah Piala Asia 2031. Sejumlah persiapan pun telah dilakukan federasi.
Salah satunya dengan melakukan revitalisasi stadion di berbagai daerah. Sebelumnya pemerintah melaksanakan renovasi terhadap 22 stadion di Indonesia. Beberapa di antaranya sudah ada yang rampung dan sisanya masih dalam proses penyelesaian.
"Siap (infrastrukturnya). Nanti ada rencana peresmian oleh Bapak Presiden Pak Prabowo (Subianto), mungkin satu atau dua minggu lagi untuk seluruh stadium yang direnovasi," jelas Erick.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
