Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 27 Februari 2025 | 17.52 WIB

PSIM Yogyakarta Promosi ke Liga 1, Yuliana Tasno Bocorkan Kandang Laskar Mataram Musim Depan

Direktur Utama PSIM Jogja Yuliana Tasno (Radar Jogja)

 

JawaPos.com - Di tengah euforia keberhasilan PSIM Yogyakarta menjuarai Liga 2 musim 2024/2025 dan promosi ke Liga 1, ribuan suporter memadati Tugu Pal Putih pada Rabu (26/2/2025) untuk menyambut kedatangan pemain PSIM Yogyakarta.

Kemenangan PSIM atas Bhayangkara FC dengan skor 2-1 di Stadion Manahan Solo menjadi momen bersejarah bagi klub dan suporter. Dua gol PSIM dicetak oleh Rafinha lewat tendangan bebas pada menit kedelapan dan Roken Tampubolon pada menit ke-95 babak pertama perpanjangan waktu.

Suporter mulai berdatangan ke Tugu Pal Putih sejak pukul 21.00, menciptakan atmosfer meriah dengan nyanyian dan flare yang menerangi pusat Kota Jogja. Uniknya, dalam perayaan ini juga terlihat bendera hijau putih hitam milik suporter PSS Sleman, menunjukkan atmosfer yang kondusif di antara dua kelompok suporter tersebut.

Kemeriahan semakin memuncak ketika skuad PSIM Yogyakarta tiba di lokasi sekitar pukul 00.15 menggunakan bus dari Surakarta, Jawa Tengah. Lagu kebanggaan Laskar Mataram, "Aku Yakin Dengan Kamu" (AYDK), menggema di tengah euforia suporter yang telah menanti lama. Sejumlah pemain, manajemen, dan bahkan pejabat daerah turun dari bus untuk menyapa para suporter yang setia mendukung mereka.

Dilansir dari Radar Jogja, Direktur Utama PSIM Yogyakarta, Yuliana Tasno, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada para suporter yang telah menunjukkan loyalitas tanpa henti.

"Keberhasilan ini milik kita semua," ujarnya yang langsung disambut sorakan meriah.

Wakil Wali Kota Jogja, Wawan Harmawan, juga memberikan apresiasi kepada tim dan berharap PSIM bisa bersaing di Liga 1 musim depan. "Selamat atas keberhasilan ini, terima kasih warga Kota Jogja," serunya.

Yuliana juga mengingatkan bahwa meski promosi ke Liga 1 adalah pencapaian besar, namun PSIM tidak boleh larut dalam euforia terlalu lama. Ia menegaskan bahwa manajemen harus segera mempersiapkan segala aspek demi kelangsungan klub di Liga 1, termasuk verifikasi administrasi yang ketat dari PT Liga Indonesia Baru (LIB).

"Karena yang dikejar ini kan untuk verifikasi PSIM yang didaftarkan ke LIB itu banyak banget harus diaudit. Seperti mengurus keuangan, infrastruktur harus juga diurusin, legalitas dari klub, dan pengembangan usia dini," jelasnya.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya pemenuhan standar verifikasi agar PSIM dapat menjadi klub yang sehat secara administratif dan operasional.

"Jadi itulah harapannya kami ingin memenuhi standar verifikasi yang ditentukan. Kalau kami sudah memenuhi itu bisa dikatakan tim ini sehat," ujarnya.

Terkait homebase untuk Liga 1 musim depan, Yuliana mengungkapkan bahwa Stadion Mandala Krida masih memiliki kendala teknis, terutama terkait pencahayaan. Oleh karena itu, opsi untuk menggunakan Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul masih dipertimbangkan.

"Mengenai Stadion ini kan tidak bisa berlampu ya. Kami memang sementara mengulik Mandala Krida, tapi kami bisa mengalihkan ke SSA Bantul. Itu yang memang menjadi solusi dari yang kami pikirkan," ungkapnya.

PSIM sendiri sudah pernah mengenakan Stadion Sultan Agung di Liga 2, jadi bukan tidak mungkin Laskar Mataram akan berkandang di markas kebanggan Persiba Bantul tersebut.

Editor: Edi Yulianto
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore