Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 27 Februari 2025 | 16.29 WIB

Kedekatan Rachmat Irianto dengan Almarhum Sang Ayah, Bejo Sugiantoro: Temani Berangkat Seleksi Timnas sampai Kawal Bawa Ari-ari

Salah satu potret Kedekatan Rachmat Irianto dan mendiang ayahnya, Bejo Sugiantoro. (Miftakhul F.S/Jawa Pos)

JawaPos.com - Pemain Persib Bandung, Rachmat Irianto dikenal dekat dengan sang ayah, almarhum Bejo Sugiantoro. Rian, sapaan akrabnya, tentu terinspirasi dari Bejo untuk menjadi pesepakbola.

Sama seperti sang ayah, Rian juga merupakan produk asli Persebaya dan sukses menembus tim utama di usia muda, yaitu sekitar 19 tahun.

Beberapa kali ia memperlihatkan kedekatannya dengan Bejo. Misalnya saat bertolak menuju Jakarta untuk mengikuti seleksi timnas U-19 pada 2017 lalu.

Rian diantar seluruh anggota keluarga, termasuk Bejo. Mantan libero Timnas Indonesia itu juga turut memberi kesan kepada putra sulungnya tersebut.

’’Pesan saya kepada Rian tetap sama; jangan besar kepala. Mungkin di Persebaya kamu bagus, tapi di seleksi timnas nanti ketemu sama pemain lain yang juga bertalenta tinggi yang siap mengalahkanmu,’’ ucap Bejo seperti dimuat dalam JawaPos.com edisi 27 Maret 2017.

Bejo juga mengaku bahwa ia menjaga kedekatan dengan Rian dengan berbagai cara dan kesempatan. Misalnya saat masih sama-sama di Persebaya, ayah dan anak ini kerap berboncengan dengan sepeda motor untuk menuju tempat latihan, meski sudah memiliki mobil.

"Biar cepat dan hemat, dan juga bisa diskusi hangat," ungkap Bejo. Baginya, dengan berboncengan bersama Rian, ia bisa berdiskusi sebagai ayah dan anak, bukan sekedar antara asisten pelatih dengan pemain.

Namun, satu momen paling epik yang menunjukkan kedekatan Bejo dan Rian adalah saat kelahiran anak pertama pemain Persib tersebut, Ahmad Syaqir Muzafar yaitu 8 Agustus 2021.

Bejo sangat bahagia karena selain resmi menjadi kakek, Rian juga melakukan nazar yang sama dengannya dahulu. Yaitu jika anak sulungnya yang lahir berjenis kelamin laki-laki, maka ia berjalan kaki membawa ari-ari dari rumah sakit menuju rumah.

Rian yang kala itu melakukan nazar berjalan kaki dari rumah sakit di daerah Gubeng Surabaya menuju rumahnya di Taman, Sidoarjo. Dan Bejo Sugiantoro turut menemani dengan menggunakan sepeda motor.

’’Ayo semangat,’’ kata Bejo sambil menemani Rian yang sudah terlihat kelelahan. Apalagi saat itu hari sudah gelap dan sempat kehujanan. Momen Rian berjalan kaki sejauh sekitar 13 km ini juga diabadikan oleh akun YouTube resmi Persebaya.

Ia melakukan nazar tersebut karena sang ayah juga melakukan hal serupa ketika Rian lahir pada 21 September 1999 lalu.

Setelah berhasil menemani Rian melakukan nazarnya, Bejo mengaku lega dan plong. Selain itu, mantan pemain yang identik dengan nomor punggung 5 tersebut juga menjelaskan makna dibalik nazar ini.

"Jadi, saya juga paham ini tidak mudah, sangat berat. Di lubuk hati seorang ayah pasti akan ada ujian,’’ bebernya.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore