
PSIM Jogjakarta berhasik menjadi juara Liga 2 2024/2025 usai mengalahkan Bhayangkara FC. (Dok. Instagram PSIM)
JawaPos.com - PSIM Jogjakarta berhasil mengakhiri puasa gelar selama 20 tahun. Laskar Mataram -julukan PSIM- keluar sebagai juara lagi usai mengalahkan Bhayangkara Presisi Indonesia FC dalam laga final Liga 2 Indonesia 2024/2025, Rabu (26/2).
Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Manahan Solo, PSIM sukses menjuarai kompetisi kasta kedua di Tanah Air tersebut dengan menang 2-1, lewat laga hingga extra time.
Ini menjadi gelar pertama PSIM di kompetisi Tanah Air setelah 20 tahun. Menariknya, terakhir kali Laskar Mataram juara adalah pada 2005, di mana mereka menjuarai Divisi 1 Liga Indonesia usai mengalahkan Persiwa Wamena (2-1). Divisi 1 saat itu juga kompetisi kasta kedua.
Kemenangan PSIM kali ini juga tak mudah karena mereka harus melalui pertandingan lebih panjang dari biasanya. Selain karena ada tambahan waktu 2x15 menit, partai puncak itu juga sempat ada penundaan selama 90 menit akibat hujan deras dan lapangan yang menggenang di Stadion Manahan.
Duel final PSIM vs Bhayangkara awalnya berjalan dengan normal. PSIM sebagai tim yang paling dekat dengan venue, mampu tampil baik dan mendominasi.
PSIM bahkan mampu unggul cepat saat pertandingan belum berjalan sepuluh menit. Tepatnya pada menit ke-9, lewat Rafael Rafinha melalui tendangan bebas yang melengkung terarah dari Rafinha, PSIM sukses merobek pojok kanan atas gawang Awan Setho.
Tertinggal satu gol membuat Bhayangkara FC meningkatkan intensitas serangannya. Ilija Spasojevic pun hampir menyamakan kedudukan andai dia berhasil memanfaatkan kemelut di depan gawang PSIM pada menit ke-14.
Dua menit berselang, giliran Frengky Missa yang mengancam. Dia melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti dua menit berselang. Tapi sepakannya bisa ditepis kiper PSIM Jogjakarta. Frengky Missa kembali mengancam dari luar kotak. Sayangnya, kembali dimentahkan.
Jual beli serangan pun terjadi. PSIM juga beberapa kali memiliki peluang, salah satunya lewat Sugiyanto pada menit ke-24. Lalu Rendra Teddy pada menit ke-42. Tapi hingga turun minum, tak ada gol yang tercipta.
Saat jeda antarbabak, hujan deras terus mengguyur Stadion Manahan Solo. Hujan tak kunjung berhenti hingga 15 menit waktu istirahat berakhir.
Pertandingan kemudian dilanjutkan dengan keadaan lapangan kurang baik. Tampak ada genangan air yang cukup banyak di beberapa titik sehingga aliran bola tidak lancar.
Wasit pun memberhentikan babak kedua saat baru berjalan 2 menit 19 detik. Pertandingan kemudian diumumkan ditunda selama 30 menit. Setelah setengah jam, lapangan masih tergenang dan panitia pelaksana (panpel) menambah durasi penundaan.
Pertandingan akhirnya baru dimulai kembali pada pukul 17.31 WIB. Artinya, ada waktu jeda atau penundaan selama kurang lebih 90 menit dalam duel PSIM vs Bhayangkara FC.
Jalannya pertandingan pada babak kedua pun tak jauh berbeda. Hanya saja, The Guardians -julukan Bhayangkara- langsung mengambil alih serangan sejak awal dan aktif melancarkan serangan-serangan.
Contohnya pada menit ke-50, Bhayangkara FC punya peluang lewat kaki Felipe Ryan. Tapi bola sontekannya masih melambung. Tiga menit berselang dia mengancam lagi, namun kali ini tendangan keras dari luar kotak penalti masih belum mengancam.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Ekuador vs Jerman di Piala Dunia 2026: Der Panzer Kejar Rekor Sempurna di Fase Grup
