
Paul Munster dalam tekanan usai hasil buruk Persebaya Surabaya dalam beberapa laga terakhir di Liga 1. (Media Persebaya)
JawaPos.com – Persebaya Surabaya tengah dalam krisis yang memanjang, setelah hanya meraih satu kemenangan dan sekali seri sepanjang putaran kedua. Manajemen Persebaya Surabaya memberikan kesempatan terakhir kepada Paul Munster untuk membuktikan kapasitasnya dalam pertandingan melawan Persib Bandung.
Setelah evaluasi dari dua laga sebelumnya melawan PSBS Biak dan Dewa United, nasib Munster kini berada di ujung tanduk.
"Manajemen Persebaya telah memanggil Coach Paul Munster untuk mendiskusikan situasi terkini, termasuk evaluasi dua pertandingan terakhir melawan PSBS dan Dewa United,” ungkap Direktur Operasional Persebaya, Candra Wahyudi, Minggu (23/2/2025).
Hasilnya, manajemen masih memberikan ‘nyawa’ untuk pelatih asal Irlandia Utara yang pernah menukangi Bhayangkara FC tersebut.
“Hasilnya, manajemen memberi kesempatan kepada Coach Munster untuk membuktikan pada pertandingan melawan Persib Bandung pada 1 Maret nanti. Ini kesempatan terakhir, targetnya adalah menang. Jika tidak, ini akan menjadi pertandingan terakhir Coach Munster,"
Tekanan besar tidak hanya datang dari manajemen klub. Para suporter juga mendesak perubahan demi mengembalikan performa terbaik Persebaya Surabaya. Munster berusaha tetap tenang dan memilih fokus menghadapi laga melawan Persib Bandung. Selain itu, pelatih yang mengantongi lisensi UEFA Pro ini juga berharap dukungan penuh dari para suporter di Stadion Gelora Bung Tomo.
Meski demikian, muncul kekhawatiran di kalangan Bonek. Banyak yang berpikir bahwa jika Persebaya menang atas Persib, maka Munster akan tetap dipertahankan meskipun permainan tim belum menunjukkan perkembangan yang signifikan. Hal ini membuat sebagian suporter pesimistis terhadap masa depan tim jika Munster terus dipertahankan hanya karena hasil sesaat.
Kekhawatiran ini terlihat dari berbagai komentar Bonek di unggahan resmi Persebaya saat tim menjalani latihan di Lapangan Thor, Wonokromo. Beberapa suporter menilai bahwa keputusan manajemen kurang tegas dan berpotensi membuat Persebaya terjebak dalam pola yang sama.
“Berarti kalau menang lawan Persib, nggak jadi out? Keputusan yang menurutku kayak orang nggak punya prinsip,” tulis akun @afifdebiansyah.
“Saya kok merasa kalau menang lawan Persib, Munster akan bertahan. Tapi nanti di pertandingan berikutnya kalah, lalu diberi kesempatan lagi, kemudian menang, lalu kalah lagi. Begitu terus sampai 10 musim,” ungkap @madjidzareen dengan nada sarkastik.
Akun lain, @brunomoreira991234, menyoroti janji manajemen yang sebelumnya menyebut bahwa evaluasi akan dilakukan setelah laga melawan Dewa United. “Mana janji kalian? Hasil lawan Dewa United sudah jelas kalah, harusnya Munster out!” tulisnya.
Persebaya dijadwalkan menjamu Persib Bandung dalam laga pekan ke-25 Liga 1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (1/3). Saat ini, Green Force berada di peringkat ketiga klasemen sementara dengan raihan 41 poin hasil dari 12 kemenangan, lima hasil imbang, dan tujuh kekalahan.
Di sisi lain, Maung Bandung masih kokoh di puncak klasemen dengan koleksi 51 poin dari 14 kemenangan, sembilan hasil imbang, dan hanya satu kekalahan. Laga ini pun akan menjadi penentuan bagi Munster, sekaligus momen yang akan menguji apakah kekhawatiran Bonek benar-benar akan menjadi kenyataan.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
