
FIT: Kasim Botan siap menggantikan posisi Malik Risaldi yang hampir pasti tidak bisa dimainkan melawan PSIS Semarang (2/11) karena cedera. (ANGGER BONDAN/JAWA POS)
JawaPos.com - Kasim Botan merupakan pemain sepak bola asal Nusa Tenggara Timur yang saat ini berseragam Persebaya Surabaya. Pemain berusia 27 tahun itu menjadi amunisi Green Force sejak musim 2023-24. Didatangkan dari Bhayangkara FC, Kasim Botan selalu jadi pilihan alternatif pelatih-pelatih Persebaya Surabaya, termasuk pelatih Paul Munster, untuk turun di babak kedua. Sebagian kecil lainnya Kasim Botan turun sebagai starter termasuk pada laga malam ini melawan Dewa United di Stadion Pakansari.
Dikutip dari situs resmi Persebaya, Kasim Botan adalah pemain sayap yang mengandalkan kecepatan dan piawai mencari peluang mencetak gol. Pemain kelahiran Pulau Adonara itu direkrut ke Persebaya Surabaya untuk memperkuat lini serang pasukan Paul Munster untuk mengarungi musim 2024-25. Tidak hanya turun sebagai penyerang sayap, dirinya juga pernah menjalani peran sebagai penyerang tengah hingga bek sayap kanan.
Dilansir dari Transfermarkt, Kasim Botan sudah menjalani 20 pekan bersama Green Force di Liga 1 musim 2024-25. Sebagian besar waktu bermain Kasim Botan terjadi di babak kedua sebanyak 15 pertandingan, kemudian dirinya turun dari babak pertama dan diganti di babak kedua sebanyak 4 kali bermain, dan sisanya Kasim Botan bermain penuh selama 90 menit. Kasim Botan juga sudah menyumbangkan 1 gol dan 2 asis di musim ini untuk Persebaya Surabaya.
Kasim Botan juga sudah mengemas 50 caps bersama Persebaya Surabaya dengan masing-masing menyumbang 1 gol dan 6 asis. Kasim Botan yang memiliki atribut kecepatan dan skill individu kerap bermanfaat untuk menyisir area sayap lawan dan memforsir bek sayap lawan dengan kecepatannya. Botan juga pernah dipasang sebagai bek kanan untuk menanggulangi minimnya bek sayap Persebaya beberapa pekan lalu.
Kasim Botan juga diketahui merupakan salah satu pesepak bola aktif yang berasal dari Provinsi Nusa Tenggara Timur. Jarangnya pemain-pemain asal NTT yang berkiprah di kancah kompetisi domestik tertinggi Indonesia, serta masih minimnya klub-klub asal NTT di tiap kasta liga Indonesia membuat nama Kasim Botan terasa spesial bagi masyarakat NTT secara keseluruhan. Pemain dengan nomor punggung 77 di Persebaya itu jadi representasi pemain sepak bola asal Nusa Tenggara Timur.
Kasim Botan juga memiliki pengalaman yang cukup di Liga Indonesia. Mengawali karir profesional pada tahun 2017, Kasim Botan kala itu mengawalinya bersama klub Persepam. Pencapaian terbaiknya adalah ketika berhasil mengangkat kiprah PSCS Cilacap di Liga 2 yang membuat namanya diperhitungkan untuk bisa tampil di Liga 1. Persita Tangerang meminang pemain dengan tinggi badan 170 cm itu dalam semusim sebelum akhirnya berlabuh ke Bhayangkara FC dan kini berseragam Persebaya Surabaya.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
