
PUNYA PERAN KRUSIAL: Ahmad Nufiandani (kanan) berselebrasi setelah membobol gawang Madura United.
JawaPos.com - Pemain yang mendapat julukan supersub sejatinya tidak pernah dicari. Pemain tersebut tidak pernah disiapkan ketika bursa transfer. Pemain supersub muncul melalui proses latihan dan strategi pelatih.
NilMaizar mengatakan, julukan supersub diberikan selain kemampuan pemain yang bisa beradaptasi cepat, juga berasal dari strategi pelatih. Strategi yang tepat dalam menurunkan pemain di sebuah pertandingan.
’’Pelatih harus mengerti mana pemain yang bisa mengubah keadaan. Kalau buntu menyerang, ada opsi lain memasukkan pemain baru dan berdampak positif ke tim,’’ ungkapnya.
Artinya, kunci dari hal tersebut adalah persiapan matang. Baik selama pemusatan latihan maupun beberapa hari jelang pertandingan.
’’Pelatih harus mengerti pemain mana saja yang jadi inti dan cadangan. Cadangan bukan sekadar duduk di bench, tapi mereka yang akan mengubah keadaan ketika deadlock,’’ tegasnya.
Pengamat sepak bola Muhammad Kusnaeni menjelaskan, pemain supersub tidak melulu mereka yang bisa mencetak gol. Julukan supersub bisa disematkan di semua posisi.
Dia sependapat dengan NilMaizar bahwa pemain supersub muncul melalui proses. Salah satunya adalah sebuah tim punya kedalaman skuad yang mumpuni.
’’Di era sepak bola modern seperti sekarang, kualitas pemain inti dan cadangan harus seimbang. Dari situ pasti akan ada supersub yang mampu mengubah jalannya pertandingan. Mampu berdampak positif bagi tim,’’ ucapnya.
Jafri Sastra, pelatih yang musim lalu menangani FC Bekasi City, menambahkan bahwa pemain supersub dibutuhkan bukan hanya saat tim sedang mengejar kemenangan. Tapi, juga saat menjaga kemenangan.
’’Karena itu, pemain supersub tidak mesti seorang penyerang. Semua bergantung pada kebutuhan tim saat itu. Apakah tim dalam kondisi menang atau tertinggal,’’ ucap mantan pelatih Persela Lamongan tersebut.
Tapi, sambung Jafri, dalam sebuah pertandingan tidak mesti melibatkan pemain supersub.
’’Semua bergantung kebutuhan. Perannya akan dianggap penting kalau si pemain bisa menjadi pembeda dan menampilkan permainan positif,’’ jelas mantan pelatih Semen Padang itu. (rid/fiq/c6/bas)

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
