Suasana suporter di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta (Dok. PSIM Yogyakarta)
Jawapos.com - PSIM Yogyakarta memastikan diri melangkah ke partai final Liga 2 Indonesia usai menang atas PSPS Pekanbaru di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta dengan skor 2-1, Senin (17/2) lalu. Dengan kemenangan di laga terakhir babak 8 Besar Grup X Liga 2 itu, Laskar Mataram juga sekaligus mengamankan satu tiket promosi ke Liga 1 musim depan.
Satu tempat di liga teratas Indonesia itu dipastikan oleh dua gol pasukan Erwan Hendarwanto yang disumbang oleh Raffinha dan Roken Tampubolon. Meski dibalas satu gol oleh PSPS Pekanbaru melalui Ilham Fathoni, Laskar Mataram tetap bisa mengunci kemenangan di akhir laga.
Momen ini menjadi istimewa sebab PSIM Yogyakarta dan para pendukungnya harus menunggu sampai hampir 20 tahun untuk bisa tampil di kancah tertinggi sepak bola Indonesia.
Secara resmi, Panpel PSIM Yogyakarta menyampaikan penonton yang hadir menyaksikan laga tersebut mencapai lebih dari 11 ribu. Selain di dalam stadion, gegap gempita juga terjadi di luar stadion dan berlangsung hingga setelah pertandingan.
Laga final yang akan dilakoni Rendra Teddy dkk. menghadapi Bhayangkara FC nanti juga dipastikan akan menyedot atensi banyak mata. PSIM Yogyakarta diuntungkan dengan status tuan rumah karena memiliki perolehan poin di babak 8 Besar yang lebih banyak dibanding calon lawannya.
Namun, PSIM Yogyakarta hampir dipastikan tidak dapat menggunakan Stadion Mandala Krida sebagai kandang. Hal tersebut diungkapman Yuliana Tasno, Direktur Utama PSIM Yogyakarta yang mengungkapkan kemungkinan venue acara akan digeser ke Magelang.
"Kemungkinan bakal di Magelang. Karena di sini (Stadion Mandala Krida) ada acara, dan nggak bisa dipakai," ucapnya saat ditemui media, Selasa (18/2).
Stadion Moch. Soebroto di Magelang menjadi salah satu alternatif bagi Laskar Mataram untuk menggelar partai final sebab lokasinya yang cukup dekat dengan Kota Yogyakarta. Faktor tersebut menjadi pertimbangan panitia pelaksana (panpel) terkait mobilitas suporter yang hendak menyaksikan langsung.
Stadion Mandala Krida sendiri merupakan kandang Laskar Mataram selama mengarungi Liga 2 musim ini. Pada awal musim lalu, penilaian reguler oleh Polda DIY dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) telah dilakukan dan stadion ini menerima nilai "Baik" dengan total nilai 85,66 persen.
Dengan hasil tersebut, Mandala Krida diperkenankan untuk menggelar seluruh laga kandang PSIM Yogyakarta di Liga 2. Namun, masih terdapat beberapa catatan bagi pengelola stadion untuk segera melengkapi fasilitas seperti pencahayaan dan CCTV, pengadaan hydrosystem, dan perlengkapan fasilitas APD gedung.
Catatan tersebut, terutama terkait pencahayaan lapangan, menjadi kendala serius bagi Laskar Mataram apabila hendak menggelar pertandingan di malam hari. Hal ini dapat menjadi tantangan besar ketika Laskar Mataram akan berlaga di Liga 1 nanti.
Stadion yang terakhir kali selesai direnovasi pada 2018 itu masih memerlukan perbaikan lebih lanjut andai PSIM Yogyakarta tetap ingin menggunakan Mandala Krida sebagai markas. Namun, perbaikan tersebut tidak dapat dilakukan dengan mudah lantaran stadion ini masih dalam pengawasan ketat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI akibat adanya penyelewengan anggaran di pengadaan renovasi terakhir.
PT LIB selaku regulator Liga 1 sendiri telah menetapkan aturan terkait stadion yang bisa dinominasikan sebagai kandang klub peserta Liga 1, salah satu yang paling krusial adalah adanya sistem pencahayaan dengan lampu dengan rata-rata horizontal 1500 lux. Selain itu, mengacu pada standar stadion lain, penggunaan papan skor elektrik dan bangku penonton terpisah juga menjadi hal yang perlu diperhatikan.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
