Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 21 Februari 2025 | 01.12 WIB

Stadion Mandala Krida Tak Bisa Jadi Kandang PSIM Yogyakarta Saat Menjamu Bhayangkara FC di Final Liga 2, Venue Dipindah!

Suasana suporter di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta (Dok. PSIM Yogyakarta)



Jawapos.com - PSIM Yogyakarta memastikan diri melangkah ke partai final Liga 2 Indonesia usai menang atas PSPS Pekanbaru di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta dengan skor 2-1, Senin (17/2) lalu. Dengan kemenangan di laga terakhir babak 8 Besar Grup X Liga 2 itu, Laskar Mataram juga sekaligus mengamankan satu tiket promosi ke Liga 1 musim depan.

Satu tempat di liga teratas Indonesia itu dipastikan oleh dua gol pasukan Erwan Hendarwanto yang disumbang oleh Raffinha dan Roken Tampubolon. Meski dibalas satu gol oleh PSPS Pekanbaru melalui Ilham Fathoni, Laskar Mataram tetap bisa mengunci kemenangan di akhir laga.

Momen ini menjadi istimewa sebab PSIM Yogyakarta dan para pendukungnya harus menunggu sampai hampir 20 tahun untuk bisa tampil di kancah tertinggi sepak bola Indonesia.

Secara resmi, Panpel PSIM Yogyakarta menyampaikan penonton yang hadir menyaksikan laga tersebut mencapai lebih dari 11 ribu. Selain di dalam stadion, gegap gempita juga terjadi di luar stadion dan berlangsung hingga setelah pertandingan. 

Laga final yang akan dilakoni Rendra Teddy dkk. menghadapi Bhayangkara FC nanti juga dipastikan akan menyedot atensi banyak mata. PSIM Yogyakarta diuntungkan dengan status tuan rumah karena memiliki perolehan poin di babak 8 Besar yang lebih banyak dibanding calon lawannya. 

Namun, PSIM Yogyakarta hampir dipastikan tidak dapat menggunakan Stadion Mandala Krida sebagai kandang. Hal tersebut diungkapman Yuliana Tasno, Direktur Utama PSIM Yogyakarta yang mengungkapkan kemungkinan venue acara akan digeser ke Magelang. 

"Kemungkinan bakal di Magelang. Karena di sini (Stadion Mandala Krida) ada acara, dan nggak bisa dipakai," ucapnya saat ditemui media, Selasa (18/2).

Stadion Moch. Soebroto di Magelang menjadi salah satu alternatif bagi Laskar Mataram untuk menggelar partai final sebab lokasinya yang cukup dekat dengan Kota Yogyakarta. Faktor tersebut menjadi pertimbangan panitia pelaksana (panpel) terkait mobilitas suporter yang hendak menyaksikan langsung. 

Stadion Mandala Krida sendiri merupakan kandang Laskar Mataram selama mengarungi Liga 2 musim ini. Pada awal musim lalu, penilaian reguler oleh Polda DIY dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) telah dilakukan dan stadion ini menerima nilai "Baik" dengan total nilai 85,66 persen. 

Dengan hasil tersebut, Mandala Krida diperkenankan untuk menggelar seluruh laga kandang PSIM Yogyakarta di Liga 2. Namun, masih terdapat beberapa catatan bagi pengelola stadion untuk segera melengkapi fasilitas seperti pencahayaan dan CCTV, pengadaan hydrosystem, dan perlengkapan fasilitas APD gedung. 

Catatan tersebut, terutama terkait pencahayaan lapangan, menjadi kendala serius bagi Laskar Mataram apabila hendak menggelar pertandingan di malam hari. Hal ini dapat menjadi tantangan besar ketika Laskar Mataram akan berlaga di Liga 1 nanti.  

Stadion yang terakhir kali selesai direnovasi pada 2018 itu masih memerlukan perbaikan lebih lanjut andai PSIM Yogyakarta tetap ingin menggunakan Mandala Krida sebagai markas. Namun, perbaikan tersebut tidak dapat dilakukan dengan mudah lantaran stadion ini masih dalam pengawasan ketat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI akibat adanya penyelewengan anggaran di pengadaan renovasi terakhir.  

PT LIB selaku regulator Liga 1 sendiri telah menetapkan aturan terkait stadion yang bisa dinominasikan sebagai kandang klub peserta Liga 1, salah satu yang paling krusial adalah adanya sistem pencahayaan dengan lampu dengan rata-rata horizontal 1500 lux. Selain itu, mengacu pada standar stadion lain, penggunaan papan skor elektrik dan bangku penonton terpisah juga menjadi hal yang perlu diperhatikan. 

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore