Laga melawan Dewa United menjadi penentuan bagi Paul Munster sebagai pelatih kepala Persebaya Surabaya. (Media Persebaya)
JawaPos.com - Dewa United menantang tim era Perserikatan Persebaya Surabaya dalam laga lanjutan Liga 1 Indonesia 2024/2025. Laga ini diprediksi berjalan ketat karena kedua tim ini berada di papan atas.
Dewa United saat ini berada di posisi ketiga Liga 1 dengan 40 poin dan hanya tepaut tipis di bawah Persebaya Surabaya yang kini berada di urutan kedua. Kemenangan tentu akan memangkas jarak dengan Persib Bandung.
Dewa United pada laga sebelumnya secara mengejutkan dibungkam oleh Madura United dengan skor 3-1. Dewa United yang berada di papan atas klasemen harus takluk dari tim terbawah Liga 1.
Dikutip dari laman resmi Dewa United, Minggu (16/2), pelatih Dewa United Jan Olde Riekerink mengatakan kekalahan dari Madura United membuat langkah Tangsel Warrior di papan atas bisa saja tergeser.
"Memang harus diakui kami kesulitan untuk mengatur ritme permainan di pertandingan ini (vs Madura United). Apabila ingin terus bersaing di papan atas, kami harus bisa menampilkan kualitas yang berbeda untuk memenangkan pertandingan seperti ini," kata Olde Riekerink.
Kekalahan tersebut membuat Dewa United tergeser Persebaya pekan lalu, sehingga laga ini menjadi laga penting bagi kedua tim.
Berbeda dengan Persebaya Surabaya, yang pada laga sebelumnya meraih kemenangan atas PSBS Biak dengan skor 1-0, kemenangan itu memutus rekor Persebaya yang tak pernah menang di putaran kedua.
Pada laga ini adalah ujian terakhir bagi Paul Munster yang telah diultimatum dalam dua laga melawan PSBS Biak dan Dewa United. Dua laga itu menentukan nasibnya. Paul Munster harus berhati-hati dengan Dewa United, sebab tim ini memiliki produktivitas dalam mencetak gol.
Sejauh pekan ke-24 ini, Dewa United menjadi tim paling produktif mencetak gol. Tercatat saat ini tim yang berjuluk Tangsel Warriors ini mengoleksi 44 gol. Sedangkan Persebaya Surabaya baru mengoleksi 26 gol, atau dapat disebut tim paling sedikit mencetak gol di antara 5 klub papan atas lainnya.
Laga menghadapi Dewa United, Persebaya Surabaya mendapat tambahan pemain yang pada laga sebelumnya mendapat akumulasi kartu, yaitu Mohammed Rashid dan Gilson Costa. Absennya kedua pemain itu saat melawan PSBS memaksa Persebaya memainkan Dejan Tumbas dan Francisco Rivera lebih ke tengah.
Dikutip dari Persebaya, Selasa (18/2), Dejan Tumbas dimainkan sebagai box to box, namun pemain asal Serbia ini mengaku posisi tersebut bukan sekali ia mainkan selama kariernya.
Di lain sisi, Dewa United kehilangan satu pilar utamanya, Ricky Kambuaya harus absen lantaran mendapat kartu merah di pekan lalu saat melawan Madura United. Ricky Kambuaya salah satu pilar penting di lini tengah Dewa United dan telah menorehkan 2 gol dan 5 assist.
Meskipun tanpa Ricky Kambuaya, Paul Munster juga harus tetap berhati-hati. Dewa United masih memiliki nama bintang di sektor tengah yang dapat menggantikan mantan pemain Persebaya tersebut.
Dewa United masih memiliki, Alexis Messidoro, Egy Maulana Vikri hingga Hugo Gomes yang memiliki performa cukup baik bersama Dewa United di lini tengah.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Prediksi Skor Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Alphonso Davies Diragukan Tampil!
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Beredar Kabar Komedian Bolot Meninggal Dunia, Begini Faktanya
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Prediksi Duel Seru Korea Selatan vs Ceko, Son Heung-min Jadi Kunci!
Prediksi Susunan Pemain Korsel vs Republik Ceko: Son Heung-min Tegaskan Siap Bantu Taegeuk Warrior Menang!
Daftar Pemain Amerika Serikat dan Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Prediksi Kanada vs Bosnia di Piala Dunia 2026: Tuan Rumah Dibayangi Ancaman Kuda Hitam dari Eropa
