Rafinha sukses menjadi pilar penting PSIM. (Instagram/raffinha07)
JawaPos.com - PSIM Yogyakarta dipastikan berhasil naik kasta ke Liga 1 Indonesia musim depan setelah mengalahkan PSPS Pekanbaru di babak 8 besar Liga 2 2024/25. Lagi-lagi, penyerang andalan mereka yaitu Rafinha sukses memberikan kontribusi besar di laga tersebut.
PSIM taklukkan PSPS pada laga pamungkas Grup X babak 8 Besar Liga 2. Bermain di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Senin (17/2), tim tuan rumah menang dengan skor 2-1.
Laskar Mataram sanggup menyegel kemenangan lewat gol-gol yang dicetak oleh Rafinha lewat penalti dan Roken Tampubolon. Sedangkan, PSPS cuma mampu membalas lewat sepakan 12 pas dari Ikham Fathoni.
Hasil itu membuat PSIM berhak tampil di final Liga 2 sekaligus lolos otomatis ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Tidak hanya itu, mereka juga mengakhiri penantian selama 18 tahun untuk bisa berlaga pada divisi teratas tersebut.
PSIM juga sanggup mengakhiri babak 8 besar sebagai pemuncak klasemen Grup X dengan nilai 15, sedangkan PSPS finis sebagai runner-up dengan sembilan poin.
Tentunya, banyak faktor yang membuat PSIM mampu promosi ke Liga 1 musim depan. Selain racikan pelatih Erwan Hendarwanto, faktor ketajaman Rafinha di depan gawang lawan juga mempunyai andil besar dalam perjalanan mereka.
Profil Singkat Rafinha
Rafael de Sa Rodrigues alias Rafinha adalah penyerang asal Brasil yang lahir pada 23 Maret 1992 di Recife. Sang pemain didatangkan PSIM pada awal musim ini.
Lebih jauh ke belakang, pemain berusia 32 tahun ini mengawali karier profesionalnya dengan memperkuat Duque de Caxias pada tahun 2012.
Selama beberapa tahun berikutnya, ia bermain untuk berbagai klub, termasuk Tigres do Brasil, Mogi Mirim, dan Mesquita. Kemudian, dia memperkuat klub Laos yaitu Lao Toyota dan sempat menjajal klub Thailand.
Hingga, Rafinha mencicipi kompetisi Liga Indonesia untuk kali pertama dengan memperkuat PSCS Cilacap pada musim lalu. Dan ini merupakan musim keduanya di Tanah Air.
Membela PSCS kala itu, Rafinha sanggup menorehkan prestasi individu mengkilap. Dia merupakan top skor tim dengan raihan 9 gol dan satu assist dari 17 laga.
Posisinya di sektor depan nyaris tak tergantikan dan selalu bermain penuh dalam babak penyisihan grup. Rafinha cuma absen sekali sepanjang musim lalu. Sayangnya, dia gagal membawa timnya lolos ke fase 12 besar Liga 2.
Kemudian, bersama Laskar Mataram pemain asal Brasil ini sudah mencetak 7 gol selama babak 8 besar. Secara keseluruhan, dia sudah melesakkan 19 gol dari 21 penampilan musim ini. Torehan itu membuatnya menjadi top skor sementara Liga 2.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
