Kiper Persib Bandung, Teja Paku Alam, pernah mencicipi kerasnya persaingan di ISL. (Instagram Teja Pakualam)
JawaPos.com - Indonesia Super League atau ISL telah beralih nama dan berganti era menjadi Liga 1 Indonesia. Dahulu ISL adalah kompetisi yang memiliki jejak indah dan menghasilkan pemain bintang.
ISL menjadi liga terseru di Indonesia melihat peta persaingan klub dari Sabang sampai Merauke. Beberapa klub yg bersinar seperti Persipura, Sriwijaya FC, Arema sempat menghiasi kasta sepak bola Indonesia yang bernama ISL itu.
Namun, era ISL telah berakhir sejak musim 2014 yang dijuarai oleh Persib Bandung. Saat itu kompetisi beralih menjadi QNB League 2015 lalu TSC 2016 dan disahkan menjadi Liga 1 Indonesia hingga sekarang.
Tim seperti Persiwa Wamena, Bontang FC, PSAP Sigli, Persidafon sempat mewarnai sepak bola Indonesia kala itu namun kini hanya menjadi sejarah.
Begitupun pemain dari era Indonesia Super League di Liga 1 bisa dihitung dengan jari saja dan terbilang sedikit, contohnya Dedi Kusnandar, Rasyid Bakri, Johan Alfarizi.
Dahulu kiper ISL seperti Kurnia Meiga, Shahar Ginanjar, hingga I Made Wirawan telah break, tanpa klub atau mengakhiri kariernya. Bahkan, penjaga gawang yang tersisa di Liga 1 dapat dihitung dengan hitungan jari, berikut daftar kiper tersisa di Liga 1 era ISL.
1. Andritany Ardhiyasa
Andritany Ardhiyasa menjadi pemain yang memiliki rekam jejak dari Indonesia Super League. Dirinya adalah satu dari beberapa nama tersisa era ISL di Liga 1 Indonesia saat ini.
Andritany merupakan pemain yang telah bersama Persija sejak 2010 silam yang saat itu liga masih bernama ISL. Namun, ia menjalani debut ISL musim 2011/2012 saat menghadapi Persiram Raja Ampat musim itu.
Tercatat dari sumber Transfermarkt, Andritany Ardhiyasa melakoni laga sebanyak 50 pertandingan selama menjalani kompetisi di ISL dari 2011 hingga 2014. Ia menjalani debut sangat muda, yakni berusia 21 tahun kala itu. Dari 50 laga yang dijalani Andritany, ia mencatat 20 cleansheet di ISL 2011 hingga 2014.
Musim ini, kiper berusia 33 tahun ini masih menjadi pilihan utama Persija. Tercatat di Liga 1 musim ini, pemain bersapaan akrab Bagol itu telah memainkan 17 laga bersama Persija. Kontrak kerja sama dengan Persija juga masih bertahan hingga 30 Juni 2026.
2. Adhitya Harlan
Kiper kelahiran Jakarta berusia 37 tahun. Adhitya Harlan saat ini juga masih bermain di klub Liga 1. Dahulu dirinya juga sempat menjadi bagian tim kompetisi ISL. Bermain di Indonesia Super League, Adhitya Harlan sempat membela Barito Putera pada 2013 dan 2014. Kala itu, ia tampil 20 laga bersama Barito Putera di ISL musim itu.
Seperti Andritany, Adhitya Harlan saat ini masih bertahan di Liga 1 Indonesia bersama Madura United. Musim ini, ia baru mencatatkan lima kali bermain untuk Madura United, bahkan dirinya juga menjadi kiper berpengalaman seperti Andritany di Liga 1.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
