Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, ketika memprotes hakim garis saat Persib dijamu Persija Jakarta. (Media Persib)
JawaPos.com - Persib Bandung baru saja meraih hasil satu poin dari Persija Jakarta dalam laga panas Liga 1 Indonesia musim ini. Maung Bandung tertinggal lebih dulu dari Persija dari serangan sisi sayap Macan Kemayoran, yang membuat mereka sempat tertinggal lebih dulu.
Persija sempat unggul lebih dulu di babak pertama melalui gol Gustavo Almeida dan Firza Andhika, namun Persib membalasnya di babak kedua lewat gol Nick Kuipers dan David da Silva.
Hasil seri dari Persija Jakarta ini membuat Persib masih kukuh di puncak klasemen Liga 1. Mereka unggul sembilan poin atas Persebaya Surabaya di posisi kedua, dan unggul 10 poin atas Dewa United dan Persija di posisi ketiga dan keempat.
Persib Bandung saat ini menjadi tim yang sulit dikalahkan, bahkan baru satu tim yang mampu menjungkalkan mereka. Hingga kini pekan ke-23, Persib mengoleksi 40 poin hasil 23 laga yang dijalani tim asuhan Bojan Hodak.
Meskipun meraih satu poin dari Persija, Bojan Hodak turut menyoroti performa lini belakangnya saat menghadapi pemain berbahaya Persija di kotak penalti. Padahal, Pangeran Biru sebelumnya melakukan beberapa kali serangan ke kotak penalti lawan walau gagal menyambar peluang.
"Di pertandingan sebelumnya kami bisa masuk 5-6 kali ke dalam kotak penalti. Tapi, mereka bisa masuk 2-3 kali ke dalam kotak penalti dan membuat 2 gol. Hal seperti ini kadang terjadi," kata Hodak, Senin (17/2).
Persija Jakarta, yang melakukan 2-3 kali serangan ke kotak penalti Pesib, justru bisa mencetak dua gol melalui Gustavo Almeida dan Firza Andika yang tampil baik pada laga itu. Bahkan, serangan Persija mengandalkan umpan dari sisi sayap sempat merepotkan barisan pertahanan Persib.
Menurut Bojan Hodak, timnya cukup kesulitan mengantisipasi bola silang seperti gol Gustavo Almeida yang dimulai dari serangan dari sektor sayap.
"Kami tidak bisa menghentikan bola-bola dari umpan silang. Jelas, ini adalah salah satu permasalahan. Kami tahu apa yang mereka lakukan, tapi kami tidak bereaksi seperti seharusnya," ungkapnya.
Pelatih asal Kroasia ini pun berjanji akan memperbaiki masalah itu, meski Pangeran Biru beruntung ketika Hodak membuat keputusan tepat memasukan pemain bertipe menyerang seperti David da Silva. Penyerang asal Brasil ini memiliki finisher yang bagus, dan terbukti membawa Persib terhindar dari kekalahan.
Di luar kesalahan itu, mantan pelatih PSM Makassar itu mengatakan bahwa Persib memiliki mental yang bagus dan akhirnya bisa kembali menyamakan kedudukan usai tertinggal dua gol. Bahkan, Persib sangat berpengalaman mengembalikan keadaan meski kebobolan terlebih dahulu .
"Ini bukan pertama kalinya buat kami. Tim ini menjadi juara tahun lalu, tim ini juga bangkit setelah tertinggal 2-0. Artinya, kami punya pemain-pemain yang berkarakter," kata Hodak kepada media setelah laga.
Secara statistik kedua tim sebenarnya relatif seimbang. Dilansir dari statistik PT LIB, laga Persija Jakarta kontra Persib Bandung jumlah penguasaan bolanya terbilang tidak jauh berbeda. Dari tembakan ke gawang, kedua tim memiliki jumlah yang sama.
Penguasaan bola: 52:48 persen

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
