Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 17 Februari 2025 | 04.49 WIB

Lini Pertahanan Macan Kemayoran Keropos, Persija Jakarta Kebobolan 11 Gol dalam 6 Laga Terakhir Liga 1

Skuad Persija Jakarta (Dok. Persija)

Jawapos.com - Persija Jakarta gagal mengamankan tiga poin saat menjamu Persib Bandung di Stadion Patriot Candrabhaga, Minggu (16/2) sore. Kebobolan dua gol membuat catatan minor bagi barisan pertahanan Macan Kemayoran semakin bertambah. 

Membawa rekor mentereng tanpa kekalahan di laga kandang, pasukan Carlos Pena bermain dengan motivasi tinggi melawan Maung Bandung. Meski di awal pertandingan sempat didominasi oleh Marc Klok dkk., Persija Jakarta justru dapat unggul lebih dulu melalui sepakan Gustavo Almeida yang memanfaatkan bola muntah di menit 33.

Enam menit berselang, giliran bek Firza Andika menggandakan keunggulan Macan Kemayoran. Bermain di atas angin sampai babak pertama usai, Rizky Ridho dkk. mulai kehilangan kendali permainan usai jeda turun minum.

Bek Maung Bandung yang dalam dua laga terakhir ini rajin membuat gol, Nick Kuipers kembali mencatatkan namanya di papan skor dan membuat kedudukan menjadi 2-1. 

Jelang akhir laga, kesalahan antisipasi dari serangan balik yang dibangun pasukan Bojan Hodak, membuat David da Silva membawa mimpi buruk bagi Persija Jakarta dan para pendukungnya. Pertandingan berakhir dengan skor sama kuat 2-2. 

Dengan tambahan dua gol yang bersarang di gawang Andritany sore ini, Persija Jakarta total sudah kebobolan sebanyak 11 gol dalam enam laga terakhir atau selama putaran kedua berlangsung. Angka tersebut meninggalkan pekerjaan rumah besar bagi Carlos Pena untuk memoles barisan pertahanannya. 

Selama periode tersebut, Macan Kemayoran hanya mencatatkan satu kali cleansheet yaitu saat melawan Persita Tangerang di pekan ke-19 liga. Marco Simic dkk. mampu menyegel kemenangan dengan skor 2-0 di markasnya sendiri.

Setelahnya, mereka selalu kebobolan lebih dari satu gol di setiap pertandingannya. Persis Solo menjadi tim yang paling banyak menyarangkan bola ke gawang Persija Jakarta dalam satu pertandingan yaitu sebanyak tiga gol. 

Carlos Pena merespon dengan melakukan banyak eksperimen di lini belakang menggunakan pemain-pemain yang ia miliki. Dengan pakem tiga bek, juru taktik asal Spanyol itu selalu mengandalkan Rizky Ridho sebagai bek tengah bersama Ondrej Kudela dan Muhammad Ferarri. Terdapat pula Hansamu Yama yang sudah tiga kali dimainkan di posisi tersebut.

Meski demikian, serangan demi serangan masih dapat menembus pertahanan Persija Jakarta. Pena sendiri menilai timnya mudah kebobolan dari situasi yang mudah dan seharusnya dapat langsung diatasi.

"Kami tentu tidak mau kebobolan banyak gol. Kami kebobolan dari situasi yang mudah.Kami harus bertahan dengan lebih baik lagi," komentar pelatih 41 tahun itu usai laga melawan PSBS Biak, Minggu (2/2) silam. 

Dengan hasil imbang ini, Persija Jakarta terpaksa harus tertahan di peringkat empat klasemen sementara dengan raihan 40 gol, menyamai perolehan Dewa United di atasnya. 

Macan Kemayoran masih memiliki peluang untuk merangsek ke peringkat dua menggeser Persebaya Surabaya andai mampu membawa pulang poin sempurna di pertandingan berikutnya melawan PSM Makassar, Minggu (23/2) sore.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore