
Max Verstappen (kiri) & Lando Norris (kanan). (Kym Illman/Getty Images)
JawaPos.com - Lando Norris menikmati sebagai favorit peraih gelar Formula 1 tahun ini, berarti ia harus lebih agresif saat bertarung wheel-to-wheel dengan pesaing utamanya Max Verstappen.
Menyadur dari ESPN, Norris bersama McLaren merupakan favorit peraih juara di awal untuk tahun 2025, dengan tim tersebut meraih kejuaraan konstruktor di tahun lalu.
Meski McLaren berhasil meraih enam kemenangan musim lalu, Verstappen dengan Red Bull mampu mengalahkan Norris dalam perebutan gelar pembalap, Norris mengakui di akhir musim bahwa dia belum siap untuk mengalahkan sang juara bertahan itu.
Dua pembalap pesaing gelar juara musim lalu ini bertabrakan di Grand Prix Austria dan terjadi insiden lebih lanjut di Grand Prix Austin dan Mexico City.
Mengutip dari ESPN, pembalap berkebangsaan Inggris-Belgia tersebut buka suara terkait perubahan yang akan dilakukannya dalam pendekatan saat balapan ketika acara peluncuran mobil McLaren 2025.
“Saya harus berusaha sekuat tenaga. Saya tidak akan rela memberinya (Verstappen) posisi (juara) apa pun, tetapi saya juga harus menjadi pembalap cerdas. Anda harus menjadi pengemudi yang cerdas untuk bisa melawan Max,” kata pembalap kelahiran Bristol itu.
"Melihat dari tahun lalu. Saya suka ketika kita harus mengambil keputusan cepat di dalam mobil, ketika kita menontonnya kembali setelah balapan, saya berpikir, ‘kenapa saya melakukan itu, bodoh sekali!'
“Tetapi pada saat yang sama, saya ingin mengatakan, saya tidak perlu keluar dan membuktikan sesuatu padanya (Verstappen). Saya tidak perlu mengambil risiko dan menyerah untuk terus mencoba bersaing dalam perburuan juara. Saya hanya perlu terus fokus pada diri sendiri.
"Saya pikir tidak perlu melakukan sesuatu yang istimewa untuk mencoba mengalahkan Max. Dia cepat dan agresif, dia salah satu (pembalap) terbaik yang pernah ada. Cara mudahnya adalah dengan keluar dan menjadi sedikit lebih cepat darinya, dan tetap berada di depan,” ungkap Norris.
“Itu rencana yang jelas, tapi saya tahu, saya harus lebih pintar. Itulah jawaban dari semuanya. Anda harus pintar memposisikan mobil dengan baik, dan kadang-kadang juga memikirkan pertarungan jangka panjang di arena balap."
Harapan gelar Norris terhambat oleh awal yang yang kurang meyakinkan dari McLaren musim lalu. Sang peraih gelar juara asal Belanda berhasil memenangkan empat dari lima balapan pertama sebelum kemenangan pertama pembalap 25 tahun itu di Grand Prix Miami.
Melansir dari ESPN, pembalap andalan McLaren tersebut mengakui kegagalan di awal musim lalu tidak memberinya jalan yang benar untuk melawan Verstappen, yang diperlukan keagresifan untuk mengalahkannya.
“Saya tidak berada pada level yang saya perlukan untuk bersaing dengan Max, tapi ketika membicarakan hal itu, kita berbicara tentang kemungkinan menghadapi pemain bertahan dengan serangan paling sulit yang pernah Anda hadapi.
“Seperti yang kita lihat di GP Meksiko, (Max Verstappen) rela mengorbankan dirinya demi keuntungan hasil keseluruhan,” ujarnya.
“Itu adalah mentalitas seorang pembalap seperti Max, itu adalah hal yang sangat sulit untuk diatasi, ketika Anda tertinggal 50 poin atau 40 poin dalam perebutan juara, karena itu tidak akan pernah menjadi kemenangan bagi saya.”

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Swedia dan Tunisia di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026: Der Panzer Siap Menggila di Laga Perdana
MUI Minta Pelaku dan Pengkampanye LGBTQ Bisa Dipidana, Lebih Berat dari Pasal Perzinaan
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Prediksi Skor Haiti vs Skotlandia di Piala Dunia 2026: The Tartan Army Bisa Menang Besar!
