Salman Alfarid (kanan) bisa hambat semangat bangkit Persebaya Surabaya di bawah komando Paul Munster. (Media PSBS)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya akan kembali berlaga di Stadion Gelora Bung Tomo dalam lanjutan pekan ke-23 Liga 1 Indonesia 2024/2025. Kali ini, tim asuhan Paul Munster bakal berhadapan dengan PSBS Biak pada Sabtu (15/2/2025) pukul 19.00 WIB.
Skuad Green Force baru saja mengalami kekalahan menyakitkan dari Malut United pada pekan sebelumnya. Kekalahan 2-0 itu membuat Persebaya Surabaya harus rela turun ke posisi keempat klasemen dengan raihan 38 poin.
Sementara itu, PSBS Biak berhasil menahan imbang PSM Makassar dengan skor 1-1 di laga terakhir mereka. Kini, tim berjuluk Badai Pasifik tersebut bertengger di peringkat ke-12 klasemen sementara dengan 29 poin.
Secara posisi di klasemen, Persebaya Surabaya jelas lebih diunggulkan ketimbang PSBS Biak. Namun, Green Force harus berhati-hati karena lawan mereka memiliki dua pemain yang pernah berseragam Persebaya Surabaya dan siap memberi luka tak terlupakan.
Dua mantan Persebaya Surabaya itu tentu paham betul dengan gaya permainan serta taktik Paul Munster. Mereka bisa menjadi ancaman serius bagi lini pertahanan dan tengah Green Force dalam pertandingan nanti.
Salah satu pemain yang perlu diwaspadai adalah Salman Alfarid, bek serba bisa yang kini memperkuat PSBS Biak. Pemain berusia 22 tahun itu dikenal memiliki kecepatan, disiplin taktik, serta distribusi bola yang baik dari lini belakang.
Salman bergabung dengan Persebaya Surabaya pada April 2022 sebelum akhirnya hengkang pada November 2023. Kini, ia menjadi bagian penting dari lini pertahanan PSBS Biak yang kerap membuat frustasi lawan.
Musim ini, Salman telah mencatatkan 12 penampilan bersama PSBS Biak dengan total 609 menit bermain. Dari jumlah tersebut, ia dipercaya menjadi starter dalam lima pertandingan dan sukses memberikan satu assist.
Tak hanya itu, akurasi umpannya juga cukup impresif dengan persentase keberhasilan mencapai 84 persen. Ia juga aktif dalam bertahan dengan mencatatkan 32 tekel, 24 intersep, dan 15 sapuan sejauh ini.
Gaya bermainnya yang lugas dan tenang dalam menghalau serangan bisa menjadi batu sandungan bagi Persebaya Surabaya. Jika lini depan Green Force tak mampu menembus pertahanan, peluang meraih kemenangan bisa semakin sulit.
Selain Salman, ancaman lain datang dari sosok Nelson Alom yang berperan sebagai gelandang bertahan PSBS Biak. Pemain berusia 33 tahun ini pernah menjadi bagian dari Persebaya Surabaya pada musim 2018 hingga 2019.
Nelson sempat mengalami cedera panjang saat berseragam Persebaya Surabaya, yang akhirnya membuatnya harus hengkang. Namun, kini ia kembali membuktikan kualitasnya dengan tampil solid sebagai perusak serangan lawan di lini tengah PSBS Biak.
Di Liga 1 musim ini, Nelson sudah mencatatkan 4 penampilan bersama Badai Pasifik. Ia dikenal sebagai gelandang yang memiliki kemampuan memutus serangan dan unggul dalam duel udara.
Distribusi umpannya juga cukup baik dengan akurasi umpan mencapai 86 persen. Selain itu, ia juga mencatatkan delapan intersep dan tiga tekel sukses dalam beberapa pertandingan terakhir.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
