Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 12 Februari 2025 | 00.07 WIB

Punya Rekor Mentereng di Liga 1 2024/2025, Nadeo Argawinata Pede Dilirik Timnas Indonesia Era Patrick Kluivert

Nadeo Argawinata tak sabar mendapat penanganan langsung dari staf kepelatihan Patrick Kluivert bersama Timnas Indonesia. (Instagram @nadeowinataa)

 

JawaPos.com - Kepercayaan diri tinggi dimiliki Nadeo Argawinata terkait persaingan tempat penjaga gawang di Timnas Indonesia. Kiper Borneo FC Samarinda itu yakin dirinya bisa menembus skuad Garuda - julukan Timnas - yang kini dipimpin pelatih Patrick Kluivert.

PSSI melakukan perubahan komposisi tim kepelatihan Timnas Indonesia. Federasi tak lagi mempekerjakan Shin Tae-yong beserta para asistennya untuk menangani skuad Garuda.

Posisi Shin Tae-yong diganti oleh pelatih asal Belanda, Patrick Kluivert. Legenda sepak bola Eropa itu membawa dan menunjuk sejumlah asisten pelatih yang juga dari negaranya, seperti Denny Landzaat, Alex Pastoor, Gerald Vanenburg, Sjoerd Woudenberg.

Perubahan tim kepelatihan Timnas Indonesia itu membuat peluang para pemain yang dipanggil jadi terbuka semua. Para pemain yang sebelumnya jadi langganan timnas, tak ada jaminan akan dipanggil kembali. 

Begitu pula dengan mereka yang sebelumnya tak dipanggil, jadi punya kesempatan untuk masuk skuad Garuda.

Apalagi, Patrick Kluivert beserta asistennya sudah mulai melakukan safari pertandingan Liga 1 2024/2025. Mereka mendatangi stadion untuk nonton sejumlah laga dan memantau pemain-pemain yang bisa dipanggil.

Nadeo Argawinata, kiper Borneo FC Samarinda termasuk pemain yang sudah dipantau tim kepelatihan. Alex Pastoor dan Denny Landzaat datang ke Stadion Gelora Kie Raha untuk menyaksikan duel Malut United FC vs Borneo FC Samarinda.

Nadeo pun senang bisa dipantau. Dia juga punya keyakinan tinggi dirinya akan dapat pemanggilan tim nasional lagi.

"Saya sangat optimistis dengan kerja saya di lapangan. Saya selalu berusaha menunjukkan penampilan yang terbaik," katanya usai melawan Malut United.

Kiper berusia 27 tahun itu punya satu modal ciamik untuk bisa dipanggil Timnas Indonesia, yakni memegang persaingan top clean sheet atau jumlah laga tak kebobolan terbanyak.

Berdasarkan data Transfermarkt, Nadeo memimpin di peringkat pertama dengan mencatatkan 9 kali tak kebobolan dalam 18 pertandingan yang dimainkan. Dia mengungguli  kiper Persib, Kevin Ray Mendoza, yang hanya 8 cleansheet dalam 16 pertandingan.

Selain itu, catatan Nadeo juga lebih baik dari pesaingnya di Timnas Indonesia seperti kiper Adi Satryo (PSIS Semarang) yang hanya tujuh cleansheet dari 14 laga dan Ernando Ari (Persebaya Surabaya) dengan empat cleansheet dari 13 laga.

Terlepas dari itu, Nadeo juga enggan jemawa karena dia yakin bahwa seluruh pemain Liga 1, termasuk kiper akan berjuang semaksimal mungkin agar dilirik Timnas Indonezsia.

"Semua pemain di Liga 1 pasti ingin menunjukkan penampilan terbaik di klub dan proyeksi ke timnas yang sedang berjuang menembus Piala Dunia," jelasnya.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore