Rafael Struick saat membela Brisbane Roar. (Instagram Brisbane Roar)
JawaPos.com- Penyerang muda Rafael Struick saat ini menghadapi tantangan besar di klubnya, Brisbane Roar, di A-League Australia. Setelah tampil mengecewakan di AFF Cup 2024, kesempatan bermainnya di level klub semakin menipis, menimbulkan kekhawatiran mengenai masa depannya di Timnas Indonesia.
Pada AFF Cup 2024, Struick menjadi satu-satunya pemain naturalisasi yang memperkuat Timnas Indonesia. Striker berusia 21 tahun ini mendapatkan izin dari Brisbane Roar untuk bergabung dengan skuad Garuda sejak fase grup. Namun, harapan tinggi terhadapnya tidak terwujud. Dalam empat pertandingan yang ia jalani, Struick gagal mencetak gol dan kontribusinya di lini depan kurang maksimal.
Kegagalannya dalam memberikan dampak signifikan menjadi salah satu faktor yang menyebabkan Indonesia tersingkir lebih awal dari turnamen tersebut.
Usai AFF Cup 2024, situasi Struick di Brisbane Roar semakin sulit. Jika sebelumnya ia mendapat menit bermain secara reguler, kini kesempatan itu semakin berkurang. Dalam empat laga terakhir A-League, Struick selalu masuk dalam daftar pemain, tetapi tidak sekalipun diturunkan ke lapangan. Satu-satunya kesempatan bermain yang ia dapatkan adalah saat menghadapi Newcastle Jets pada (7/2), di mana ia tampil selama 28 menit sebagai pemain pengganti.
Kondisi ini tentu mengkhawatirkan mengingat Struick sempat menunjukkan potensi besar saat masih memperkuat ADO Den Haag. Namun, tanpa menit bermain yang cukup, perkembangannya sebagai pemain bisa terhambat, yang juga berdampak pada kiprahnya di Timnas Indonesia.
Dengan minimnya waktu bermain di level klub, posisi Struick di Timnas Indonesia pun semakin terancam. Pelatih Peter Kluivert sedang berada dalam tekanan besar untuk membawa Indonesia lolos ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, dan ia membutuhkan pemain-pemain yang dalam kondisi terbaik. Jika Struick terus mengalami penurunan performa, bukan tidak mungkin ia akan kehilangan tempatnya di skuad utama Garuda.
Beberapa pengamat sepak bola Indonesia menyarankan agar Struick mempertimbangkan kembali bermain di Liga 1 Indonesia guna mendapatkan menit bermain lebih banyak dan kembali menemukan performa terbaiknya. Bermain di kompetisi domestik bisa menjadi solusi agar ia tetap dalam radar Timnas Indonesia dan membuktikan bahwa ia masih layak menjadi bagian dari skuad Garuda.
Meskipun demikian, pelatih Shin Tae-yong sebelumnya pernah menyatakan dukungannya terhadap Struick, menegaskan bahwa sang pemain memiliki potensi besar dan masih bisa berkembang menjadi bagian penting dari lini serang Timnas Indonesia. Dengan Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang semakin dekat, Struick perlu segera menemukan solusi agar kembali ke performa terbaiknya dan tetap menjadi andalan Timnas Indonesia.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
