Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 8 Februari 2025 | 20.59 WIB

Adu Statistik Aji Santoso dan Paul Munster di Persebaya Surabaya, Pelatih Asal Malang Jauh Lebih Produktif Cetak Gol dan Superior!

Bonek mulai terang-terangan membandingkan Paul Munster (kiri) dan Aji Santoso sebagai pelatih Persebaya Surabaya. (Media Persebaya)

 

JawaPos.com — Persebaya Surabaya kembali menelan kekalahan di Liga 1 Indonesia 2024/2025. Bertanding di Stadion Manahan, Green Force takluk 1-2 dari Persis Solo setelah gol telat Ramadhan Sananta pada menit ke-94.

Paul Munster kembali melakukan rotasi dalam laga ini. Ia memasukkan Malik Risaldi menggantikan Alfan Suaib untuk menambah daya gedor pada babak kedua.

Peluang emas sempat dimiliki Persebaya Surabaya pada menit ke-50. Francisco Rivera mendapatkan ruang tembak di dalam kotak penalti, namun sepakannya masih terlalu lemah dan mampu diamankan Muhammad Riyandi.

Petaka datang bagi Persebaya Surabaya pada menit ke-53. Gilson Costa diganjar kartu merah setelah melanggar Moussa Sidibe, membuat Green Force harus bermain dengan 10 pemain.

Empat menit berselang, gawang Persebaya Surabaya kebobolan. Memanfaatkan bola muntah dari sepakan Riswan Lauhin, Sidibe sukses menjebol gawang Ernando Ari dengan tembakan ke tiang dekat.

Persebaya Surabaya mencoba bangkit meski bermain dengan 10 orang. Mohammed Rashid dan kawan-kawan berusaha membongkar pertahanan Laskar Sambernyawa melalui kombinasi serangan cepat.

Gol yang ditunggu akhirnya datang pada menit ke-75. Malik Risaldi dilanggar di dalam kotak penalti dan Rivera yang menjadi eksekutor berhasil menjalankan tugasnya dengan baik.

Paul Munster mencoba strategi baru dengan memasukkan Kasim Botan menggantikan Rivera di menit ke-88. Dua menit berselang, Malik hampir membawa Persebaya Surabaya unggul, tetapi tendangannya masih bisa ditepis Riyandi.

Sayangnya, kemenangan tetap berpihak kepada tuan rumah. Ramadhan Sananta mencetak gol indah ke tiang jauh pada menit ke-94, memastikan kemenangan Persis Solo dengan skor 2-1.

Dengan kekalahan ini, Persebaya Surabaya tertahan di peringkat ketiga klasemen sementara. Mereka baru mengumpulkan 38 poin dari 22 pertandingan.

Hasil buruk ini menambah rentetan performa negatif Persebaya Surabaya dalam enam laga terakhir. Dari enam pertandingan itu, Green Force hanya meraih satu poin dan kalah lima kali.

Satu-satunya hasil imbang diperoleh saat menghadapi Persita di Gelora Bung Tomo. Sementara kekalahan dialami saat melawan Bali United, PSS Sleman, Malut United, Barito Putera, dan Persis Solo.

Situasi ini membuat manajemen Persebaya Surabaya mulai mempertimbangkan nasib Paul Munster. Direktur operasional Persebaya Surabaya, Candra Wahyudi, mengatakan keputusan akan diambil dalam dua laga ke depan melawan PSBS Biak dan Dewa United.

”Dengan hasil di Solo ini, dan memperhatikan permainan Persebaya sejak memasuki putaran kedua, manajemen Persebaya akan menentukan posisi Coach Paul Munster dalam dua pertandingan ke depan, melawan PSBS Biak dan Dewa United,” katas Candra Wahyudi, direktur operasional Persebaya Surabaya.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore