Duel pemain Persebaya Surabaya vs Persis Solo. (Dok. Persebaya)
JawaPos.com — Pertandingan pekan ke-22 Liga 1 Indonesia antara Persis Solo dan Persebaya Surabaya berlangsung sengit di Stadion Manahan, Solo, Jumat (7/2/2025). Laga berjalan intens sejak menit awal, diwarnai insiden cedera yang menimpa bek Persebaya, Kadek Raditya, serta aksi heroik Ernando Ari di bawah mistar gawang.
Baru memasuki menit ke-7, Persebaya harus kehilangan Kadek Raditya. Bek tangguh itu mengalami cedera usai berduel dengan Jhon Cley dan engkel kakinya terinjak tanpa sengaja. Kadek sempat mendapat perawatan medis, namun tidak mampu melanjutkan pertandingan. Pelatih Paul Munster pun langsung memasukkan Riswan Lauhin sebagai pengganti.
Selain cedera, Kadek Raditya juga menerima kartu kuning akibat pelanggaran tersebut. Ini menjadi pukulan telak bagi Persebaya, yang harus kehilangan pemain bertahan andalan mereka di awal pertandingan. Namun, tim Green Force tetap berusaha tampil solid di lini belakang.
Persis Solo langsung memanfaatkan kehilangan Kadek dengan meningkatkan intensitas serangan. Ramadhan Sananta dan Moussa Sidibe menjadi ancaman utama bagi lini pertahanan Persebaya. Beruntung, Ernando Ari tampil gemilang dengan serangkaian penyelamatan penting.
Pada menit ke-18, kombinasi apik antara Jhon Cley dan Moussa Sidibe hampir berbuah gol untuk Persis Solo. Jhon Cley memberikan umpan matang kepada Sidibe, yang langsung melepaskan sepakan keras. Namun, Ernando Ari sigap menghalau bola dan menjaga gawangnya tetap aman.
Tiga menit berselang, Persis Solo kembali mendapatkan peluang emas. Sepakan keras Lautaro Belleggia mengarah tepat ke gawang Persebaya, tetapi Ernando Ari kembali menunjukkan kelasnya dengan melakukan penyelamatan krusial. Bola yang ditepisnya masih berada di area berbahaya, namun lini belakang Persebaya segera membuangnya.
Serangan Persis tidak berhenti di situ. Pada menit ke-35, Althaf Indie melakukan penetrasi ke kotak penalti Persebaya dan melepaskan tembakan keras. Lagi-lagi, Ernando Ari menjadi penyelamat dengan menghentikan bola sebelum masuk ke gawang.
Menjelang akhir babak pertama, Persis Solo semakin gencar menekan. Ramadhan Sananta hampir mencetak gol spektakuler melalui tendangan salto pada menit ke-37. Umpan silang Moussa Sidibe disambut dengan eksekusi akrobatik oleh Sananta, tetapi bola masih melenceng ke sisi kanan gawang.
Menit ke-40, Cleylton mendapatkan peluang emas dengan sundulan kerasnya dari luar kotak penalti. Bola meluncur deras ke arah gawang, namun lagi-lagi gagal menemui sasaran. Persis Solo terus menguasai jalannya pertandingan, tetapi gagal mencetak gol.
Ketegangan semakin terasa ketika dua pemain Persebaya, Gilson Sequeira Da Costa dan Mohammed Rashid, juga mendapat kartu kuning. Gilson diganjar kartu pada menit ke-44, sementara Rashid menyusul pada menit ke-45+1. Dengan total tiga kartu kuning dalam satu babak, Persebaya benar-benar dipaksa bekerja keras untuk bertahan.
Tambahan waktu tiga menit tidak cukup bagi Persis Solo untuk memecah kebuntuan. Hingga peluit akhir babak pertama dibunyikan, skor tetap 0-0. Persebaya harus berterima kasih kepada Ernando Ari yang tampil luar biasa dengan beberapa penyelamatan krusial.
Babak pertama ini menunjukkan betapa sengitnya duel antara kedua tim. Persis Solo mendominasi serangan, tetapi pertahanan disiplin Persebaya serta aksi gemilang Ernando Ari mampu menggagalkan berbagai peluang yang tercipta. Meskipun begitu, Persebaya juga beberapa kali mencoba melancarkan serangan balik melalui sisi sayap mereka.
Persebaya terlihat berusaha mengandalkan kecepatan pemain sayap mereka untuk menusuk ke lini pertahanan Persis Solo. Namun, serangan mereka masih bisa diredam dengan baik oleh lini belakang Persis. Hingga turun minum, tidak ada tembakan yang benar-benar mengancam gawang Persis Solo.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
