
Jordy Tutuarima pemain andalan di sisi kiri pertahanan Persis Solo. (Instagram/@jtutuarima)
JawaPos.com - Persis Solo akan berusaha untuk memenangkan laga melawan Persebaya Surabaya di pekan ke-22 Liga 1 Indonesia. Laga tersebut dimainkan di Stadion Manahan, Jumat (7/2).
Tim tuan rumah memang sedang dalam kondisi yang tidak baik-baik saja. Mereka baru saja mengalami kekalahan melawan Madura United yang juga sedang berjuang untuk keluar dari zona degradasi. Di laga sebelumnya, mereka juga harus susah payah untuk menahan imbang Persija Jakarta. Persis Solo hanya bisa menang lawan PSIS Semarang sepanjang Januari 2025.
Meskipun belum meraih kemenangan, ada satu pemain Persis Solo yang tetap tampil konsisten. Dia adalah Jordy Tutuarima, pemain yang baru didatangkan Ong Kim Swee di putaran kedua Liga 1 untuk memperkuat sisi kiri pertahanan.
Laga debutnya memang tidak berjalan dengan manis. Persis Solo harus menelan kekalahan melawan PSM Makassar. Namun, selama 78 menit, Jordy Tutuarima bermain sangat baik sebagai bek kiri. Dia mampu melakukan empat intersep, dua tekel, dan dua clearance berhasil.
Penampilan gemilangnya terus berlanjut saat melawan PSIS Semarang. Di laga ini, Jordy Tutuarima mampu mengeluarkan kemampuan terbaiknya dalam membaca permainan lawan. Berdasarkan statistik dari Liga Indonesia Baru, ia berhasil melakukan sembilan intersep dan menjadi yang terbanyak di laga sengit ini.
Saat Laskar Sambernyawa kalah melawan Madura United, Jordy masih konsisten untuk terus bermain baik. Dia melakukan 50 umpan berhasil dan menjadi yang paling banyak di laga ini. Tidak hanya itu, pemain berdarah Maluku ini kembali melakukan tujuh intersep selama 90 menit permainan.
Intersep atau kemampuan membaca pergerakan lawan hingga memotong aliran bola tampaknya menjadi salah satu kelebihan Jordy Tutuarima. Hal tersebut yang mungkin diwaspadai oleh para pemain Persebaya yang bermain di sisi kiri.
Bruno Moreira, Flavio Silva, atau Alfan Suaib yang biasa menyerang dari sisi kiri harus mewaspadai penjagaan yang dilakukan Jordy Tutuarima. Karena pemain 31 tahun itu memiliki intersep yang baik, maka mereka tidak seharusnya membawa bola terlalu lama.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
