Luis Milla mengundurkan diri dari pelatih Persib
JawaPos.com - Manajemen Persib Bandung akhirnya buka suara soal putusan Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) terkait gugatan terhadap mantan pelatihnya, Luis Milla, yang seolah jadi bumerang. Pangeran Biru dinyatakan kalah dalam kasus perkara perdata tersebut.
CAS sebelumnya merilis putusan perkara antara PT Persib Bandung Bermartabat vs Luis Milla. Kasus ini menemui titik terang setelah CAS memprosesnya sejak September 2024.
Dalam kesimpulannya, CAS menyatakan bahwa Luis Milla tidak melanggar perjanjian kontrak kerja sama. Sebab, pemutusan kontrak ketika Milla mundur sudah disepakati kedua belah pihak, termasuk manajemen Persib. Putusan itu tertuang dalam poin kesimpulan putusan sidang CAS dengan nomor perkara CAS 2024/A/10507.
CAS juga menjelaskan bahwa sikap manajemen Persib Bandung yang mengajukan gugatan ke Luis Milla, bertentangan dengan venire contra factum proprium atau seseorang tidak boleh bertindak bertentangan dengan tindakan atau pernyataan sebelumnya.
Bukan cuma itu, hakim tunggal CAS justru menemukan pelanggaran perjanjian kontrak dari PT PBB yang tidak membayarkan gaji Milla di bulan terakhirnya melatih Persib, yaitu Juli 2023 karena beranggapan juru taktik asal Spanyol itu mundur di pertengahan bulan, atau terhitung hanya bekerja selama 14 hari.
Akibatnya, CAS memerintahkan kepada manajemen Persib untuk membayarkan gaji Luis Milla pada Juli 2023 sebesar EUR 18.064 sebagai remunerasi yang belum dibayar, beserta bunga 5 persen per tahun sejak 1 Agustus 2023 hingga tanggal pembayaran. Jika dikonversi ke rupiah, maka PT PBB harus membayar setara kurang lebih Rp 300 juta.
Setelah putusan itu keluar pada Senin (3/2), manajemen Persib Bandung akhirnya buka suara. Lantas apa respons manajemen Pangeran Biru menyikapi putusan perkara CAS?
"Terkait dengan putusan dari Court of Arbitration for Sport (CAS) / Pengadilan Arbitrase Olahraga dalam perkara nomor CAS 2024/A/10507 yang berkaitan dengan Luis Milla, mantan pelatih Persib periode 2022-2023, saat ini kami masih mempelajari secara detail isi putusan tersebut," demikian pernyataan resmi Persib, dipetik dari laman resminya.
"Sebagai langkah selanjutnya, kami akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memahami implikasi dari putusan ini secara menyeluruh. Setelah itu, kami segera memberikan keterangan resmi mengenai langkah dan tindakan yang akan kami ambil ke depannya," tambah pernyataan klub.
Lebih lanjut, Persib dalam keterangannya menyatakan bahwa sebagai klub profesional, manajemen selalu berkomitmen untuk menghormati setiap aturan dan regulasi yang berlaku dalam dunia sepakbola, baik di tingkat nasional maupun internasional.
"Kami memahami bahwa aspek hukum dalam olahraga adalah bagian yang tidak terpisahkan dari profesionalisme dan integritas klub. Oleh karena itu, kami akan menangani situasi ini dengan penuh tanggung jawab dan transparansi," tulis pernyataan klub lagi.
"Kami mengapresiasi dukungan serta kesabaran dari seluruh pihak, khususnya Bobotoh, dalam menantikan perkembangan lebih lanjut mengenai hal ini," tutup Persib.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
