
Sjoerd Woudenberg telah resmi jadi pelatih kiper Timnas Indonesia yang baru. (Dok: LinkedIn Sjoerd)
JawaPos.com - Sjoerd Woudenberg telah resmi menjadi pelatih kiper Timnas Indonesia yang baru. Sosok asal Belanda itu semakin melengkapi komposisi tim pelatih skuad Garuda di bawah komando Patrick Kluivert.
Pelatih kiper berusia 38 tahun itu diketahui bergabung dengan tim kepelatihan Timnas Indonesia setelah kedapatan berpose dengan jajaran tim pelatih Timnas Indonesia. Yakni Patrick Kluivert selaku pelatih kepala beserta tiga asistennya, Alex Pastoor, Denny Landzaat, dan Gerald Vanenburg.
Bergabungnya Sjoerd Woudenberg cukup mengejutkan. Mengingat sebelumnya tak pernah ada rumor tersebut. Malah, yang muncul dalam isu adalah bekas kiper Belanda dengan nama besar, yakni Marten Stekelenburg.
Selain itu, Sjoerd Woudenberg juga merupakan pelatih kiper Dewa United FC. Dia membantu Jan Olde Riekerink melatih para penjaga gawang kontestan Liga 1 Indonesia tersebut sejak 1 Januari 2023, dan terikat kontrak hingga 31 Juli 2025.
Tapi tiba-tiba, Sjoerd Woudenberg kedapatan berdiri dalam jajaran pelatih Timnas Indonesia. Statusnya pun sudah dikonfirmasi oleh Ketua Badan Tim Nasional PSSI, Sumardji.
"Ya dia (Sjoerd Woudenberg) masuk sebagai pelatih kiper. Nanti bisa tanyakan (pertimbangan dan alasannya) ke Patrick," ucap Sumardji saat dihubungi JawaPos.com, Selasa (4/2).
Lantas bagaimana latar belakang sang pelatih kiper baru Timnas Indonesia? Berikut profil dan rekam jejak Sjoerd Woudenberg.
Lahir di Nieuwegein, Belanda, pada 4 September 1986, Sjoerd Woudenberg sudah menekuni dunia kepelatihan sejak muda. Dia megawali kariernya sejak usia 20 tahun dengan menjadi asisten pelatih FC Utrecht U-13 pada 2006-2007.
Setelah itu, Sjoerd Woudenberg fokus dalam dunia kepelatihan kiper. Dia mengambil lisensi UEFA B untuk pelatih kiper pada 2007. Dia kemudian masuk tim pelatih tim kelompok usia ARC Alphen aan den Rijn selama 2007 hingga 2010.
Sjoerd Woudenberg lalu melanjutkan kariernya ke luar Belanda. Dia bergabung dengan akademi atau tim usia muda klub Belgia, KV Mechelen U-10 pada 2011-2012. Tapi tak lama berselang dia kembali ke Belanda untuk bergabung dengan Ajax.
Dia menjabat sebagai pelatih kiper tim akademi Ajax pada 2011 hingga 2014. Sjoerd Woudenberg juga sempat menjadi pelatih kiper tim Ajax Putri pada 2012-2014.
Setelah kenyang pengalaman di kelompok usia, Sjoerd Woudenberg meningkatkan lisensinya menjadi UEFA A untuk pelatih kiper pada 2014. Kariernya pun kian melejit setelahnya.
Sjoerd Woudenberg mulai dapat pengalaman pelatih kiper tim utama klub profesional pada 1 Juli 2014. Go Ahead Eagles adalah klub pertamanya. Dia berada di sana cukup lama. Kurang lebih lima tahun dan telah jadi asisten untuk delapan pelatih kepala berbeda.
Setelah dari Go Ahead Eagles, Sjoerd Woudenberg hengkang ke benua Afrika. Dia menjadi pelatih kiper Cape Town City, klub Afrika Selatan selama dua tahun, yakni 2019 hingga 2021. Di sana lah dia bertemu dengan Jan Olde Riekerink, pelatih Dewa United FC sekarang.
Sjoerd Woudenberg kemudian sempat hengkang ke klub Afrika Selatan lain, yakni Orlando Pirates. Tapi dia hanya berada di sana selama setahun sebagai pelatih kiper pada 2021-2022.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
